Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Menurun

Angka kecelakaan mudik lebaran 2022 diklaim mengalami penurunan signifikan dibandingkan saat 2019 lalu

Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Menurun
Photo: Trenoto

TRENOTO – Musim mudik Lebaran 2022 telah berlalu dengan berakhirnya masa libur serta cuti bersama dari pemerintah. Berakhirnya musim mudik pun memberikan beragam catatan khusus serta harus menjadi pembelajaran di masa depan.

Salah satunya adalah angka kecelakaan mudik lebaran 2022 yang dinilai telah mengalami penurunan drastis bila dibandingkan dengan 2019. Tak tanggung-tanggung, penurunannya mencapai 31 persen.

Berdasarkan data dari Jasa Marga, periode 25 April 2022 sampai 5 Mei 2022 tercatat ada 4.107 kecelakaan lalu lintas dan 568 korban di antaranya meninggak dunia. Jumlah ini menurun bila dibandingkan data periode serupa di tahun 2019 terdata 4.083 kecelakaan lalu lintas dan 824 orang wafat.

Photo : Jasa Marga

“Inilah yang kami harapkan operasi lancar bisa bersilahturahmi, kecelakaan turun, fatalitas juga turun. Semoga Covidnya juga tidak ada dibawa pulang kembali ke Jakarta,” terang Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.

Penurunan jumlah kecelakaan tidak lepas dari banyaknya rekayasa lalu lintas yang berhasil diterapkan khususnya di jalan tol Trans Jawa. Kehadiran tol memang terbilang efektif untuk memberi keleluasaan pada kepolisian dalam mengatur lalu lintas.

Hal ini tentu sangat baik karena jumlah pemudik saat Lebaran 2022 mengalami lonjakan signifikan bila dibandingkan 2019 lalu. Tidak heran bila kepolisian dan pemerintah melakukan beragam upaya agar perjalanan mudik berlangsung lancar.

Meski demikian seluruh rekayasa lalu lintas masih perlu mendapat beragam penyempurnaan. Pasalnya sejumlah jalan arteri mengalami kepadatan karena kendaraan yang biasanya melalui jalan tol dipaksa untuk keluar.

Photo : Jasa Marga

Sementara itu jumlah petugas yang berada di lokasi jalan-jalan tersebut terbilang terbatas sehingga menyebabkan kemacetan cukup panjang. Hal ini bisa terlihat di beberapa titik seperti Kalimalang dan Bekasi menuju Cikampek.

Selain itu kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi arahan dari Kepolisian juga harus mendapat perhatian tersendiri. Banyaknya pengemudi menerobos batas jalan saat kebijakan one way dilangsungkan perlu mendapat perhatian lebih.

Demikian juga kapasitas rest area di jalan tol pun harus menjadi perhatian tambahan. Pasalnya rest area masih menjadi salah satu titik kemacetan klasik di jalan tol dan hingga kini masih belum ada solusi optimal.

Artikel Terkait