Awas, Besok Ada Uji Coba Penerapan Ganjil Genap di Jalur Anyer

Polres Cilegon akan melakukan uji coba penerapan pembatasan mobilitas ganjil genap di jalur anyer untuk sambut libur nataru 2022

Awas, Besok Ada Uji Coba Penerapan Ganjil Genap di Jalur Anyer
Photo: NTMC
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 10 Desember 2021 | 07:30 WIB

TRENOTO – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Cilegon akan melakukan uji coba penerapan ganjil genap di jalur Anyer pada hari Sabtu, 11 Desember 2021. Pembatasan dilakukan untuk menekan mobilitas kendaraan pribadi dari luar daerah di sepanjang jalur wisata Pantai Anyer-Cinangka.

Selama ini penerapan pembatasan kendaraan gage dinilai cukup berhasil untuk mengurangi mobilitas masyarakat di beberapa lokasi, termasuk tempat wisata. Salah satu yang dianggap berhasil menerapkan pembatasan tersebut adalah Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Hingga saat ini, di lokasi tersebut penerapan gage masih menjadi sebuah kegiatan rutin setiap akhir pekan. Kendaraan dengan plat nomor tidak sesuai akan diputar balik ke titik keberangkatan.

Photo : Pembatasan ganjil genap

“Gage akan diuji coba di jalur wisata Anyer- Cinangka. Mohon perhatian kepada masyarakat untuk mengetahui pemberlakuan gage pada akses jalan menuju tempat wisata Anyer,” tegas AKBP Sigit Haryono, Kapolres Kota Cilegon.

Bila uji coba berhasil, maka pembatasan terus dilakukan setiap akhir pekan dan lebih dioptimalkan lagi selama libur Nataru. Polres Cilegon pun masih melakukan imbauan kepada masyarakat yang melaksanakan wisata di wilayah Pantai Anyar-Cinangka tentang kebijakan tersebut dan meminta agar masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Diharapkan masyarakat dapat mengurangi mobilitasnya saat Nataru terutama di tempat wisata pantai Anyer serta senantiasa siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Admojo menyebutkan jalur gage akan dilaksanakan di Pos Simpang JLS Ciwandan dan Simpang Teneng Cinangka. Pembatasan sejatinya dilakukan setiap Sabtu mulai pukul 06.30 Wib dan minggu mulai pukul 15.00 Wib.

“Ada beberapa pengecualian di antaranya kendaraan dengan hak utama, kendaraan umum non Bus, kendaraan dinas dan kendaraan masyarakat sekitar,” tutupnya.

Libur Nataru 2022 kali ini mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah. Hal ini dikarenakan libur panjang berpotensi menyebabkan kerumunan dan meningkatkan risiko penularan Covid-19 yang belakangan mulai melandai.

Meski urung melakukan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia, Pemerintah tetap melarang adanya perayaan tahun baru. Bahkan pada beberapa lokasi akan dilakukan car free night untuk menekan mobilitas masyarakat yang hendak merayakan tahun baru.

Artikel Terkait