Belum Resmi Dijual, Chery Tiggo Raih 844 SPK di GIIAS 2022

Chery Tiggo raih 844 SPK sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2022 meski baru akan meluncurkan mobilnya pada Oktober

Belum Resmi Dijual, Chery Tiggo Raih 844 SPK di GIIAS 2022
Photo: Chery Indonesia

TRENOTO – Pada ajang GIIAS 2022, Chery Tiggo raih 844 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan). Angka ini terbilang besar mengingat mereka belum meluncurkan model-modelnya secara resmi di Indonesia.

Selama penyelenggaraan, pabrikan asal China ini hanya menjanjikan untuk mulai meluncurkan modelnya pada Oktober 2022. Kendaraan yang akan diluncurkan tersebut adalah Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.

“Kami senang dengan antusiasme pengunjung GIIAS 2022 terhadap produk-produk Chery, terutama seri Tiggo. Chery berusaha untuk membawa kelas SUV Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Tao Yong, President Director PT Chery Sales Indonesia.

Photo : Trenoto

Tak hanya membuka pemesanan, Chery Sales Indonesia juga memanfaatkan GIIAS 2022 untuk mengenalkan program “Advanced Warranty”. Program ini memberikan garansi kualitas enam tahun atau 150.000 km dan garansi mesin sepuluh tahun atau 1 juta km.

Chery juga memamerkan kesiapan jaringan yang dinilai menjadi salah satu alasan pelanggan melakukan pembelian kendaraan. Mereka menegaskan bahwa saat ini tengah dibangun 20 diler di beberapa kota besar di Indonesia.

Tak hanya itu, mereka juga telah berjanji untuk membuka 30 diler hingga akhir tahun 2022. Jaringan tersebut akan mencakup pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Tunda Peluncuran

Photo : Trenoto

Rencana peluncuran mobil Chery sebenarnya sudah mengalami penundaan dari target semula. Sebelumnya disampaikan bahwa mereka akan menghadirkan Tiggo 7 Pro pada bulan Juni sementara Tinggo 8 Pro di Agustus.

Penundaan dilakukan untuk memastikan kesiapan jaringan yang saat ini tengah dibangun. Dengan demikian diharapkan pengalaman kepemilikan kendaraan pada masyarakat akan menjadi lebih baik di masa depan.

“Kami menunda karena ingin memastikan semua jaringan telah siap. Produksi juga sudah dilakukan sehingga pelanggan tidak perlu inden terlalu lama,” tambah Tao Yong.

Selain Tiggo, mereka juga berencana untuk meluncurkan beberapa model lagi, termasuk Omoda 5 dan kendaraan listrik. Khusus untuk Omoda 5, peluncuran direncanakan dilakukan pada awal tahun depan sedangkan mobil listrik pada semester 2.

“Namun kami belum memutuskan model untuk mobil listrik yang akan diluncurkan untuk Indonesia. Bisa Omoda 5 EV atau EQ1,” pungkasnya.

Artikel Terkait