Covid-19 Kembali Tinggi, Aturan Ganjil Genap Diusulkan Dihapus

Aturan ganjil genap diusulkan dihapus sementara seiring dengan kembali meningkatkan angka Covid-19 khususnya di DKI Jakarta

Covid-19 Kembali Tinggi, Aturan Ganjil Genap Diusulkan Dihapus
Photo: Trenoto

TRENOTO – Aturan ganjil-genap diusulkan dihapus setelah semakin tingginya kasus Covid-19 varian Omicron yang ada di Jakarta. Dengan ditiadakannya pembatasan ganjil genap maka diharapkan penggunaan transportasi massal di DKI Jakarta akan menurun.

Kondisi tersebut diharapkan bisa mengurangi terjadinya kerumuman dan memperlambat penularan kasus Covid-19. Terlebih kebijakan tersebut terbukti sudah cukup efektif saat awal gelombang pertama dan kedua lalu.

“Untuk menghadapi penyebaran Covid-19, khususnya Omicron di DKI Jakarta, kami meminta Pemerintah Provinsi untuk meniadakan ganjil genap. Diharapkan dapat mengurangi penggunaan transportasi massal,” ungkap Mujiyono, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta.

Photo : Databoks

Ia pun mengingatkan bahwa saat ini keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 telah mencapai 20 persen. Bahkan saat ini tingkat keterisian ICU pun juga sudah mengalami peningkatan menjadi 5 persen.

“Pemerintah perlu memperketat kembali protokol kesehatan di fasilitas umum dan tempat keramaian. Pembatasan jumlah penumpang pada angkutan massal juga harus segera diterapkan untuk menghindari transmisi lokal,” tambahnya.

Masih dari Antara, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan mengatakan bahwa puncak Covid-19 di Indonesia akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Diperkirakan, 35-65 hari ke depan terjadi kenaikan kasus postif yang cukup tinggi.

Penerapan Ganjil Genap

Meski sudah ada usulan untuk meniadakan ganjil genap namun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini masih belum mewujudkannya. Penerapan ganjil genap masih berlaku untuk 13 ruas jalan utama.

Photo : Trenoto

13 Titik Pemberlakuan Ganjil Genap :

  • Jalan Sudirman
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Rasuna Said
  • Jalan Fatmawati
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan Sisingamaraja
  • Jalan MT Haryono
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan S. Parman
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Gunung Sahari
  • Jalan DI Panjaitan
  • Jalan Ahmad Yani

Kebijakan ganjil-genap ini berlaku pada Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 dan 16.00-21.00 WIB.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menerapkan pemberlakukan ganjil genap di beberapa ruas jalan sekitar tempat wisata. Pemberlakukan ini hanya berlaku di Sabtu-Minggu pukul mulai pukul 12.00 sampai dengan 18.00 WIB.

Lokasi pemberlakukan ganjil genap di lokasi wisata

  • Pintu masuk utara dan barat Taman Margasatwa Ragunan
  • Pintu Masuk 1 TMII
  • Pintu masuk timur dan barat Ancol Taman Impian.

Artikel Terkait