Daihatsu Berhasil Catatkan Sejarah di Awal 2022

Daihatsu berhasil catatkan sejarah baru pada Januari 2022 dengan meraih pangsa pasar terbesar sepanjang kehadirannya di Indonesia

Daihatsu Berhasil Catatkan Sejarah di Awal 2022
Photo: Trenoto
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 13 Februari 2022 | 08:02 WIB

TRENOTO – Daihatsu berhasil catatkan sejarah baru pada Januari 2022. Pasalnya, total penjualan mereka di bulan pertama tahun ini berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 22.3 persen atau terbesar sepanjang sejarah kehadiran mereka di Indonesia.

Berdasarkan data Gaikindo, pasar otomotif nasional mencapai 78 ribu unit. Jumlah ini 45 persen lebih besar dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021 lalu karena hanya berhasil mencapai 54 ribu unit.

Peningkatan tersebut dirasakan langsung oleh Daihatsu yang berhasil meraih penjualan ritel sebanyak 17.506 unit pada Januari 2022. Hasil ini naik 83,7 persen dibandingkan Januari 2021 lalu sejumlah 9.528 unit.

Photo : Daihatsu

Dengan demikian maka mereka berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 22.3 persen yang merupakan terbesar sepanjang sejarah. Selain itu mereka juga berhasil mempertahankan posisi nomor 2 sebagai produsen mobil terlaris di Tanah Air.

Pencapaian berhasil didapatkan berkat tingginya permintaan kendaraan penumpang, khususnya Sigra yang masih mendominasi penjualan. MPV LCGC andalan Daihatsu ini terjual sebanyak lebih dari 4.900 unit di Januari 2022.

“Kami bersyukur dapat mengawali penjualan awal tahun 2022 dengan mencetak rekor pangsa pasar tertinggi sepanjang sejarah Daihatsu di Indonesia,” ungkap Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Photo : Astra Daihatsu Motor

Meski mendapat respon positif, Ia menegaskan bahwa target penjualan mereka masih tetap sama yaitu menguasai 17.5 persen pangsa pasar. Menurutnya angka tersebut masih paling realistis karena perkembangan pasar Indonesia masih penuh tantangan.

“Kami tetap pada target awal yaitu menguasai pangsa pasar sebesar 17.5 persen dan menjadi pabrikan terbesar kedua di Indonesia,” tambahnya kemudian.

Target tersebut diyakini bisa tercapai dengan dilanjutkannya pemberian insentif PPnBM DTP untuk jenis kendaraan LCGC dan non LCGC. Daihatsu pun telah menyiapkan 51 varian dari 5 model untuk mengikuti program.

Sayangnya program ini hanya berlaku dalam jangka waktu yang terbatas sehingga pabrikan harus segera menggenjot penjualan dari awal tahun. Pasalnya insentif tersebut akan rampung pada akhir tahun sehingga harga mobil dipastikan akan meroket.

Artikel Terkait