Daihatsu GranMax Facelift Pakai Mesin Avanza Segini Targetnya

Bersaing dengan Suzuki Carry, Daihatsu GranMax facelift menggunakan mesin yang sama dengan Toyota Avanza

Daihatsu GranMax Facelift Pakai Mesin Avanza Segini Targetnya
Photo: ADM

TRENOTO – Daihatsu GranMax Facelift resmi diluncurkan kemarin (30/08) dengan mengusung beberapa ubahan. Ubahan paling banyak bisa ditemukan pada pilihan varian mesin 1.5L yang serupa Toyota Avanza maupun Daihatsu Xenia.

Tersedia dalam beberapa pilihan varian seperti pikap, blind van hingga minibus penumpang, GranMax banyak digunakan pada pebisnis. Setelah cukup lama tidak mengalami penyegaran, akhirnya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melakukan beberapa sentuhan pada salah satu andalannya tersebut.

Langkah tersebut diyakini bisa menggairahkan minat khususnya di segmen niaga. Ubahannya sendiri dikatakan untuk memenuhi kebutuhan pengendara selama ini.

Photo : TrenOto

Meskipun mengalami ubahan, namun disebutkan bahwa target penjualannya tidak bertambah dibandingkan sebelumnya. Harapannya bisa tetap menggapai angka model lalu.

“Target penjualannya masih tetap sama dengan model sebelumnya minimal 4.000 unit perbulan Itu untuk semua varian modelnya segitu,” kata Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT ADM di sela-sela peluncuran.

Disebutkan bahwa Daihatsu GranMax facelift merupakan salah satu tulang punggung penjualan mereka setelah Sigra. Pada semester pertama 2022, Daihatsu berhasil memasarkan 90 ribu unit dan GranMax pikap meraih 23.3 persen atau sebanyak 21.162 unit.

Baca juga : Daihatsu GranMax Pakai Mesin Baru Harganya Mulai Rp150 Juta

GranMax pikap memang disebutkan varian paling laris dibandingkan blind van atau penumpang. Kontribusi GranMax pikap 70 persen dibandingkan dua lainnya yang mendapatkan 30 persen.

Lalu pada varian minibus sendiri 70 persen diantaranya merupakan tipe blind van yang paling laku. Sementara kendaraan penumpang hanya 30 persen dari total varian minibus sebanyak 7.832 unit sepanjang Januari – Juni 2022.

“Daihatsu GranMax banyak tipenya dan masing-masing peruntukkannya berbeda-beda,” ucap Hendrayadi.

Photo : TrenOto

Daihatsu membeberkan data bahwa pangsa pasar GranMax di segmen komersial lebih baik daripada kompetitor. Dikatakan bahwa pada 2019 saat market secara keseluruhan mengalami penurunan, kondisi produk ADM tersebut masih lebih baik.

“Pada 2019 secara total market mengalami penurunan 44 persen, GrandMax hanya tergerus 34 persen. Lalu pada 2022 saat market keseluruhan naik 21 persen, GranMax berkembang 20 persen, bahkan lebih baik dari pasar komersial yang naik 19 persen,” jelasnya kemudian.

Di segmen komersial Daihatsu GranMax pikap bersaing dengan Suzuki Carry yang telah melegenda di Indonesia.

Artikel Terkait