Ganjil Genap Bandung Kembali Berlaku Akhir Pekan Ini

Ganjil genap Bandung dan penutupan beberapa ruas jalan kembali berlaku akhir pekan ini guna mencegah penyebaran covid-19

Ganjil Genap Bandung Kembali Berlaku Akhir Pekan Ini
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung kembali menerapkan sistem ganjil genap pada akhir pekan ini. Penerapan sisten ganjil genap Bandung menjadi semakin penting karena bertepatan dengan long weekend.

Tidak mengherankan bila jumlah kendaraan yang akan masuk ke Bandung akan meningkat bila dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, Asep Kuswara, Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara menegaskan tidak akan ada perubahan aturan ganjil genap.

“Berlaku seperti biasa seperti pekan kemarin, gate tol dan penutupan jalan. Penutupan jalan tidak ada tambahan,” ungkap Asep Kuswara.

Photo : NTMC Polri

Meski demikian, Ia menghimbau kepada warga dari luar Bandung agar menunda kedatangan ke Kota Bandung bila tak ada keperluan mendesak. Pemkot Bandung bersama instansi terkait seperti polisi dan TNI masih berupaya untuk memutus rantai Covid-19.

“Imbauannya kalau tidak ada kepentingan mendesak urungkan ke Bandung karena Pemkot Bandung, Polri dan TNI tengah memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Apalagi dengan adanya varian baru Omicron,” ujarnya.

Lokasi sistem ganjil genap dan penutupan jalan dilakukan di 5 gerbang tol yakni Gate Tol Pasteur, Gate Tol Pasirkoja, Gate Tol Mochamad Toha, Gate Tol Buahbatu dan Gate Tol Kopo. Sementara untuk penutupan jalan di dalam kota yakni Jalan Asia Afrika, Jalan Dipatiukur serta Jalan Lengkong.

Pembatasan lalu lintas berlangsung dari tanggal 25 -27 Februari 2022 sehungga diharapkan cukup untuk membuat masyarakat menunda kedatangannya ke kota Bandung. Terlebih saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia terbilang masih tinggi.

Photo : NTMC Polri

Berdasarkan data pada 25 Februari 2022, jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia meningkat 49.447. Penambahan tersebut membuat kasus Covid-19 di Indonesia sudah mencapai lebih dari5.4 juta.

Sementara pasien sembuh juga mengalami peningkatan sebanyak 61.361 orang sehingga jumlah kasus sembuh mencapai lebih dari 4.7 juta. Namun dalam data juga disebutkan ada 244 jiwa tidak selamat dari Covid-19 sehingga ada total 147.586 meninggal dunia.

Catatan tersebut membuat kasus aktif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan sebesar 12.158 orang. Saat ini, masih ada 573.955 kasus aktif yang tersebar di seluruh Indonesia

Artikel Terkait