Hari ini Jalur Puncak Uji Coba Ganjil Genap Selama 24 Jam

Guna menghindari terjadinya kepadatan lalu lintas, jalur Puncak uji coba ganjil genap yang akan diterapkan selama 24 jam

Hari ini Jalur Puncak Uji Coba Ganjil Genap Selama 24 Jam
Photo: Istimewa
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 24 Desember 2021 | 07:30 WIB

TRENOTO – Mulai hari ini 24 Desember 2021, jalur Puncak uji coba ganjil genap selama 24 jam di ruas Jalan Raya Puncak dengan penjagaan dari Satlantas Polres Bogor. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan jalur tesebut saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Satlantas Polres Bogor pun menegaskan telah mendirikan 10 posko pemeriksaan di seluruh gerbang tol dan beberapa jalur alternatif menuju Puncak. Selain untuk memastikan penegakan aturan, posko tersebut juga menjadi titik pemeriksaan sertifikat vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi.

Photo : Istimewa

Berikut adalah 10 titik pemeriksaan ganjil genap

  • Cibanon
  • Rainbow Hills
  • Pasir Angin
  • Gate Tol Ciawi
  • Penutupan Arus Bendungan
  • Simpang Gadog
  • Sentul Utara
  • Bellanova
  • Jalan Ciawi
  • Jalan Pandan Sari

“Jadi sedang kita uji coba penyekatan dan pemeriksaan pelat nomor kendaraan (ganjil genap) selama 24 jam, untuk mencegah timbulnya kerumunan atau lonjakan kendaraan, khususnya di tempat-tempat wisata,” kata AKP Dicky Anggi Pranata, Kasatlantas Polres Bogor.

Aturan ganjil genap yang berlaku masih sama dengan sebelumnya, diperuntukkan bagi kendaraan roda empat pribadi dan motor. Bagi pengendara yang melanggar, maka akan diputar balik. Pihaknya mengatakan telah mempersiapkan 280 petugas gabungan disiagakan hingga 2 Januari 2022, terdiri dari Polri-TNI, Dishub Kabupaten Bogor dan Satpol PP.

Puncak memang selalu menjadi salah satu pusat destinasi wisata masyarakat untuk merayakan libur natal dan tahun baru. Untuk itu diperlukan sejumlah langkah berani untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Photo : NTMC

Aturan tersebut pun sebenarnya bukanlah sebuah hal baru untuk diterapkan. Pasalnya ketika kasus Covid-19 di Indonesia sedang tinggi, pembatasan mobilitas juga ikut ditegakkan, termasuk dengan menerapkan ganjil genap.

Meski saat ini kondisi pandemi sudah membaik, Pemerintah tetap mengingatkan masyarakat agar tidak merayakan Natal dan tahun baru 2022 secara berlebihan. Pasalnya saat ini pandemic belumlah berakhir.

Terlebih kini sudah ada varian baru dari Covid-19 yaitu Omicron yang memiliki kemampuan menular jauh lebih cepat dibanding varian lain. Kondisi tersebut diharapkan bisa menjadi sebuah pertimbangan bagi masyarakat bila hendak berlibur merayakan Nataru di luar rumah.

Artikel Terkait