TRENOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian memberi bocoran besaran subsidi mobil listrik. Hal ini disampaikan dalam acara PIDI 4.0 siang hari tadi.
Dalam keterangannya disampaikan bahwa subdisi untuk Ioniq 5 Hyundai sekitar Rp70 juta hingga Rp80 juta. Sementara insentif bagi Wuling Air ev jauh lebih kecil yaitu sekitar Rp25 juta sampai Rp35 juta.
“Tapi ini semua masih kita hitung," ungkap Agus di Jakarta (14/3).
Menurutnya baru kedua model tersebut yang sudah memenuhi aturan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen. Sementara DFSK Gelora E tidak disampaikan meski sudah diproduksi di Indonesia.
“TKDN sangat penting bagi pemerintah karena kami ingin setidaknya ada penyerapan tenaga kerja di Tanah Air,” tegasnya.
Sementara itu Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi memiliki terobosan baru. Dilansir dari Katadata, pemerintah tengah melakukan rapat agar bisa menambah dua produsen mobil lagi.
Sayang dirinya menolak menyebut nama pabrikan yang berpotensi mendapat subsidi. Hal ini karena pihaknya masih terus melakukan pembicaraan agar ditemukan solusi terbaik.
“Saya belum mau menyebutkan namanya karena kami sedang membahasnya. Nanti kita lihat karena semua tidak seperti jual kacang goreng,” tegasnya.
Menurut Luhut langkah pemberian bantuan merupakan cara ampuh untuk mengerek pamor mobil elektrifikasi di dalam negeri. Sehingga Indonesia bisa bersaing dengan beberapa negara sekitar yang telah aktif menjajakan kendaraan listrik.
"Ini perlu tapi kita tidak mau mereka mengatur. Jangan mau kalah berkompetisi dengan negara-negara di sekitar," ujarnya.
Bantuan pemerintah untuk pembelian mobil elektifikasi memang masih belum diumumkan secara resmi. Situasinya berbeda dibanding sepeda motor listrik yang sudah ditetapkan yaitu Rp7 juta.
Bantuan hanya berlaku untuk satu Nomor Induk Kependudukan. Pemerintah pun sudah menyiapkan skema penyaluran bantuan kendaraan listrik yang melibatkan beberapa lembaga termasuk perbankan, produsen dan regulator.
Sedangkan pengumuman pedoman umum program bantuan rencananya dilakukan pekan depan. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan listrik bisa meningkat.
Jumlah SPKLU di Indonesia belum memadai, padahal fasilitas tersebut memiliki peran penting untuk mobil listrik
Toyota recall Avanza, Veloz hingga Raize karena ditemukan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi secara normal
Daihatsu Xenia dan Rocky direcall karena adanya masalah pada ECU airbag sehingga perlu perbaikan di bengkel resmi
Layaknya catatan servis pada mobil konvensional, Bosch perkenalkan teknologi analisa baterai mobil listrik
Daihatsu Terios terbaru meluncur pekan ini, rumornya model tersebut akan diperkenalkan dengan status facelift
Setelah berhasil membawa Celta Vigo menang atas Bacelona, mobil Gabri Veiga jadi sorotan dari masyarakat
Ban mobil listrik dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan EV (electric vehicle), Hankook optimis jual iON
EV perlu ban khusus mobil listrik yang berbeda dari mobil konvensional untuk mendukung efisiensi berkendara
Pemeran Mr Bean merasa ditipu oleh mobil listrik karena menurutnya kendaraan tersebut tidak sepenuhnya ramah lingkungan
Suzuki XL7 bekas termurah di Jakarta bisa ditemui di berbagai lokasi yang tentunya bisa dipilih sesuai kebutuhan