Jadwal SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel

Jadwal SIM Keliling hari ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel kembali terjadi penyesuaian lokasi dan waktu pelayanan

Jadwal SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel
Photo: Trenoto

TRENOTO – Guna memudahkan masyarkat dalam memperpanjang masa berlaku SIM, pihak Kepolisian menggelar layanan SIM Keliling di beberapa lokasi. Penetapan lokasi pun sudah melalui pertimbangan matang agar lebih mudah untuk dijangkau masyarakat dari beragam lokasi.

Pelu diketahui bahwa SIM kendaraan memang memiliki masa berlaku terbatas sehingga masyarakat harus melakukan perpanjangan setiap 5 tahun sekali. Keterlambatan memperpanjang SIM berakibat pemohon harus melakukan prosedur pembuatan baru.

Photo : Istimewa

Jadwal SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel

  • Jakarta Timur : Mall Grand Cakung (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Selatan : Kampus Trilogi Kalibata (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Barat : LTC Glodok & Mall Citraland (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Pusat : Kantor Pos Lapangan Banteng (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Bekasi : Carrefour Harapan Indah (waktu operasional 08.00 – 10.00 WIB)
  • Tangsel (Pamulang) : Pamulang Square (waktu operasional 08.00 – 13.00 WIB)
  • Tangsel (BSD) : ITC BSD (waktu operasional 08.00 – 13.00 WIB dan 15.00 – 17.00 WIB)

Untuk memperpanjang SIM, masyarakat diminta untuk mempersiapkan beberapa berkas seperti KTP serta SIM lama dengan biaya perpanjangan sebesar Rp80 ribu untuk SIM A dan Rp 75 ribu untuk SIM C. Perlu diingat bahwa besaran biaya tersebut masih belum termasuk biaya periksa kesehatan Rp25 ribu serta asuransi.

Hingga berita dibuat, aturan terkait BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat untuk memperpanjang SIM masih belum diberlakukan. Hal ini karena ada beberapa aturan yang harus disesuaikan untuk dapat mengikuti perintah dari Presiden Joko Widodo.

Photo :

Dikutip dari Katadata, aturan ini tertuang pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Dalam aturan yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 6 Januari 2022 tersebut, ada instruksi kepada 30 pimpinan kementerian/lembaga, termasuk Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

“Khusus kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan penyempurnaan surat Izin Mengemudi, Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian adalah peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional,” tulis instruksi tersebut.

Diharapkan dengan adanya aturan tambahan, masyarakat akan lebih disiplin dalam mengikuti program BPJS Kesehatan. Sehingga ketika ada kondisi darurat, masyarakat tidak akan mengalami kesulitan melakukan pembayaran.

Artikel Terkait