Jakarta Auto Week 2022 Ditunda, Ini Jadwal Barunya

Penyelenggaraan Jakarta Auto Week 2022 ditunda akibat terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di DKI Jakarta

Jakarta Auto Week 2022 Ditunda, Ini Jadwal Barunya
Photo: GIIAS

TRENOTO – Penyelenggaraan Jakarta Auto Week 2022 ditunda 1 minggu dari rencana semula. Penundaan ini dilakukan karena adanya peningkatan kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia, khususnya DKI Jakarta.

Dengan penundaan ini maka event yang sejatinya dilakukan pada 5 hingga 13 Maret 2022 diganti menjadi 12-20 Maret 2022. Meski demikian, tidak akan ada perubahan lokasi pameran, tetap menggunakan Jakarta Convention Center (JCC).

Menariknya lagi, penyelenggaraan tidak hanya akan diselenggarakan secara offline, tetapi juga online. Pelanggan cukup menggunakan aplikasi Auto360 di Appstore dan Playstore sehingga memudahkan masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi.

Photo : Trenoto

“Gaikindo optimis untuk tetap menyelenggarakan pameran Jakarta Auto Week dengan sedikit waktu penyesuaian. Kami yakin waktu penyesuaian satu minggu akan memberikan hasil yang lebih baik untuk semua peserta dan juga untuk para pengunjung Jakarta Auto Week,” Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo.

Jakarta Auto Week akan berlangsung 9 hari dan akan menjadi ajang promo menarik dari beragam brand otomotif. Sebut saja Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota serta Wuling.

“Sesuai pendekatan yang diangkat yaitu ajang promo otomotif, Gaikindo membuka kesempatan anggotanya untuk memberikan berbagai promo sepanjang penyelenggaraan pameran. Mulai dari diskon, penawaran khusus, hingga kesepatan memenangkan grandprize mobil terbaru akan diberikan khusus untuk pengunjung,” ungkap Rizwan Alamsjah, selaku Ketua III Gaikindo.

Photo : Pribadi

Ia pun menambahkan bahwa adanya promo-promo dari berbagai merek tersebut, diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan. Dengan demikian bukan tidak mungkin penjualan kendaraan akan meningkat kembali tahun ini.

Meski demikian, Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan JAW 2022 akan sangat bergantung pada kondisi kesehatan masyarakat. Untuk itu, protokol kesehatan akan menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan.

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan hingga penyelenggaraan JAW, harus dalam kondisi sehat. Selain itu mereka juga sudah menjalani vaksin lengkap, terdaftar di aplikasi PeduliLindungi, selalu menggunakan masker medis, secara berkala mencuci tangan serta menjaga jarak saat berada di area pameran.

Artikel Terkait