Jalan Tol Bali Mandara Ditutup Selama Nyepi

Jalan Tol Bali Mandara ditutup selama hari raya nyepi dan baru akan kembali dibuka pada Jumat, 04 Maret 2022

Jalan Tol Bali Mandara Ditutup Selama Nyepi
Photo: Jasa Marga

TRENOTO – Jalan Tol Bali Mandara ditutup sementara mulai Rabu, 02 Maret 2022 pukul 23.00 WITA. Hal ini telah sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: 003.1/12593/PK/BKD, tanggal 4 November 2021, tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2022.

Penutupan Jalan Tol Bali Mandara dilakukan untuk menghormati perayaan hari raya Nyepi yang merupakan hari besar keagamaan Umat Hindu di Bali. Penutupan ini juga diharapkan bisa menjaga keluhuran tradisi dan budaya di Provinsi Bali.

“Operasional Jalan Tol Bali Mandara akan ditutup sementara secara keseluruhan mulai hari Rabu, 02 Maret 2022, pukul 23:00 WITA, dan akan dibuka kembali pada hari Jumat, 04 Maret 2022, mulai pukul 07:00 WITA,” ujar I Ketut Adiputra Karang selaku Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol (JBT).

Penutupan jalan tol Bali Mandara saat hari raya Nyepi sebenarnya sudah bukan kebijakan asing asing lagi. Pasalnya, setiap tahun pihak penyelenggara memang menutup operasional agar masyarakat dapat merayakan hari raya Nyepi dengan baik.

Photo : Bali-Airport

Tak hanya tol, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali juga akan melakukan hal serupa. Bandara tersebut akan menghentikan operasionalnya pada Kamis 3 Maret 2022 pukul 06.00 Wita hingga Jumat 4 Maret 2022 pukul 06.00 Wita.

Sementara untuk pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, akan ditutup pada hari Kamis 3 Maret 2022 pukul 06.00 Wita. Penyebrangan baru akan kembali dibuka pada Jumat 4 Maret 2022 pukul 06.00 Wita.

Photo : NTMC Polri

Dihentikannya semua kegiatan di Bali saat hari Raya Nyepi tentunya akan sangat berbeda dengan wilayah lain. Kawasan Puncak, Bogor adalah salah satu yang diperkirakan justru akan mengalami kepadatan.

Sejumlah persiapan pun telah dilakukan pihak Kepolisian untuk menghindari terjadinya kemacetan parah seperti yang terjadi pada pekan lalu. Salah satu langkah antisipasi adalah dengan menyiapkan personel lebih banyak di lokasi rawan kemacetan.

Tak hanya itu, pihak Kepolisian juga telah meminta data pengunjung hotel agar dapat memprediksi kepadatan lalu lintas. Dengan demikian mereka dapat menerapkan langkah-langkah terbaik untuk dapat mencarikan arus lalu lintas.

Artikel Terkait