Jembatan Suramadu Ditutup Saat Malam Pergantian Tahun

Jembatan Suramadu ditutup saat malam pergantian tahun untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat di lokasi tersebut

Jembatan Suramadu Ditutup Saat Malam Pergantian Tahun
Photo: Istimewa
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 28 Desember 2021 | 17:00 WIB

TRENOTO – Jembatan Suramadu ditutup oleh pihak Kepolisian saat malam pergantian tahun. Rencana penutupan jembatan yang menjadi salah satu ikon Jawa Timur ini disampaikan oleh Ditlantas Polda Jawa Timur untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Selama ini Jembatan Suramadu memang menjadi salah satu lokasi utama masyarakat untuk merayakan hari pergantian tahun. Untuk itu diperlukan sebuah langkah berani untuk memastikan masyarakat tidak berkerumun di lokasi tersebut.

Salah satu kebijakan yang diyakini akan efektif adalah dengan menutup total jembatan penghubung pulau Madura dan pulau Jawa. Penutupan tersebut direncanakan akan dilakukan selama 8 jam dari mulai pukul 21.00 WIB 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 pukul 05.00 WIB.

Photo : NTMC Polri

“Kalau untuk kendaraan logistik, ambulance, dan kegiatan emergency lainnya masih diperbolehkan lewat jembatan Suramadu.” Tegas Kombes Pol Latif Usman, Dirlantas Polda Jatim pagi hari tadi.

Tak hanya jembatan Suramadu, ruas jalan yang berpotensi kerumunan seperti di alun-alun kota/kabupaten juga akan dilakukan penutupan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun rumah saja.

“Hal ini untuk menghindari kerumunan dan penyebaran Covid-19. Apalagi sekarang sudah ada varian baru yakni Omicron,” imbuhnya.

Dalam periode Nataru kali ini, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Timur belum ada peningkatan signifikan. Meski demikian Polda Jatim tetap akan memperketat penjagaan di sejumlah titik potensi kerumunan masyarakat.

“Kami berupaya betul untuk mengendalikan kerumunan massa dalam perayaan tahun baru. Tempat-tempat publik yang akan menjadi tempat perkumpulan masyarakat kiranya kita kelola. Yaitu pengalihan arus maupun sampai penutupan,” tambahnya.

Kasus Omicron Jelang Tahun Baru

Dilansir dari Katadata.co.id, telah terjadi penularan lokal Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Ini adalah pasien pertama yang terkena varian tersebut meski tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Photo : Katadata

Pasien berusia 37 tahun tersebut berkelamin laku-lakua asal Medan dan tiba di Jakarta pada 6 Desember 2021. Pada 17 Desember ia mengunjungi salah satu restoran di SCBD, Jakarta Selatan kemudian menjalani rapid tes antigen pada 19 Desember. Hasilnya menunjukkan positif Covid-19.

Dengan ini maka sudah ada 47 kasus Covid-19 varian Omicron terkonfirmasi terjadi di Indonesia. Mereka yang tertular umumnya baru pulang setelah melakukan perjalanan international.

Artikel Terkait