Kapolri Imbau Perusahaan Mudahkan Izin Cuti untuk Mudik

Kapolri imbau perusahaan mudahkan izin cuti agar karyawan bisa mudik lebih cepat dari jadwal semula dan terhindari dari kemacetan

Kapolri Imbau Perusahaan Mudahkan Izin Cuti untuk Mudik
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri imbau perusahaan mudahkan izin cuti Lebaran 2022. Dengan demikian diharapkan mereka bisa melakukan perjalanan lebih awal dan kepadatan lalu lintas dapat terbagi.

Pemerintah memang tengah mensosialisasikan agar masyarakat melakukan perjalanan mudik lebih cepat. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan luar biasa yang diperkirakan akan terjadi pada puncak arus mudik.

Photo : Jasa Marga

“Kami imbau kepada instansi-instansi khususnya swasta untuk bisa mengatur waktu cuti bagi perusahaannya karena Kemenaker telah mengeluarkan peraturan untuk bisa mengatur cuti secara fleksibel. Harapan kami, cuti bisa diberikan jauh-jauh hari misalkan mulai dari H-8 sehingga semuanya tidak menumpuk di H-3, H-2, H-1,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas). Ia mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal guna mencegah penumpukan kendaraan di waktu-waktu tertentu.

“Kami mendasari atas jadwal-jadwal yang sudah ditetapkan. Kami mendapatkan informasi bahwa anak-anak sekolah sudah diliburkan mulai 22 April tapi untuk para orang tua tenaga kerja ASN itu baru diberikan cuti pada tanggal 29 April,” ujarnya.

Photo : NTMC Polri

Menurut Firman, dengan melaksanakan mudik lebih awal, beban kondisi jalan akan lebih berkurang. Sebab, jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini perkirakan meningkat cukup tinggi bila dibandingkan pada 2019 lalu.

Meski demikian, Korlantas tetap menyiapkan beragam skema untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pada arus mudik tahun 2022. Mulai dari rekayasa lalu lintas pada ruas tol, jalur arteri dan kawasan wisata.

“Petugas akan melakukan pengaturan parkir, termsuk pengaturan rawan macet oleh tim urai. Adapun jalur tol yang berpotensi macet ada di gate tol, bottle neck, rest area termasuk bila ada kendaraan mengalami masalah,” kata Kombes Pol Edy Djunaedi, Kabag Ops Korlantas Polri.

Ia pun menambahkan, pihaknya telah menerjunkan 144.392 personel polri yang terdiri dari Mabes 876 dan Polda jajaran 87.004 adapun sisanya dari instansi terkait. Selain itu, Polri mendirikan 2702 posko, terdiri dari 1.710 pospam, 730 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.

Artikel Terkait