Koleksi Mobil Ade Yasin, Bupati Bogor yang Kena OTT KPK

Bupati Bogor terjaring operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus dugaan suap, intip koleksi mobil Ade Yasin

Koleksi Mobil Ade Yasin, Bupati Bogor yang Kena OTT KPK
Photo: Bogorkab.go.id

TRENOTO – Intip koleksi mobil Ade Yasin setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap pada laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa barat. 

Memiliki total kekayaan lebih dari Rp4.1 miliar, wanita yang menjabat sebagai Bupati Bogor tersebut diketahui menyimpan dua mobil andalan berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari laman https://elhkpn.kpk.go.id.

Harta tersebut dilaporkan terakhir kali pada 31 Maret 2021 untuk laporan periodik tahun 2020 dengan jabatan sebagai Bupati Bogor.

Terkait alat transportasi, Ade Yasin memiliki harta kekayaan mencapai Rp635 juta karena terdapat dua unit mobil. Kendaraan pertama yang dilaporkan ialah Mitsubishi Xpander produksi 2019 dengan nilai Rp200 juta. 

Photo : MMKSI

Lebih mewah dibandingkan kendaraan sebelumnya, mobil kedua yang dilaporkan ialah BMW 320i produksi 2016 seharga Rp435 juta. 

Selain kendaraan, Ade Yasin juga memiliki satu bidang tanah dan bangunan serta dua bidang tanah yang tersebar di wilayah Bogor, Jawa Barat. Secara total harta tersebut bernilai Rp2.29 miliar.

Harta bergerak lain miliknya yang dilaporkan mencapai Rp600 juta dan kas serta setara kas mencapai Rp726.78 jutaan. Secara total, harta kekayaan Ade Yasin mencapai Rp4.25 miliar.

Namun karena adanya hutang sebesarRp140.6 jutaan, total seluruh harta yang dimiliki Ade menjadi Rp4.1 miliar.

Photo : Bogorkab.go.id

KPK Menangkap 11 Orang Lainnya

Ikut ambil bagian dalam kasus tersebut, KPK juga menangkap 11 orang lainnya yakni beberapa pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor serta beberapa pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

"Terkait dugaan suap pengurusan temuan laporan keuangan Pemkab Bogor," kata Ali Fikri selaku Plt Juru Bicara KPK dalam keterangannya di Jakarta, rabu (27/4/2022).

Dalam OTT tersebut, KPK juga menemukan uang dalam pecahan rupiah. Meski demikian, jumlah pastinya masih dalam pemeriksaan.

"Jumlahnya hingga kini masih dihitung dan dikonfirmasi kembali kepada pihak-pihak yang ditangkap," tuturnya.

Saat ini, seluruh pihak yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan dan klarifikasi secara maraton di Gedung KPK Jakarta.

Artikel Terkait