Korlantas Polri Optimalkan ETLE Mobile Selama Libur Nataru

Korlantas Polri akan mengoptimalkan ETLE Mobile selama libur Nataru guna meningkatkan keselamatan berkendara masyarakat

Korlantas Polri Optimalkan ETLE Mobile Selama Libur Nataru
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Korlantas Polri akan mengoptimalkan ETLE Mobile selama libur Nataru (Natal dan tahun baru). Optomalisasi sistem ini diharapkan bisa meningkatkan keselamatan berlaku lintas selama periode tersebut.

Selama periode Nataru pihak Kepolisian akan melakukan operasi Lilin yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Operasi di akhir tahun ini bertujuan untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman namun tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Dalam Operasi Lilin, pihak Kepolisian akan membekali diri dengan beragam perlengkapan canggih. Salah satunya adalah ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang merupakan pengembangan dari sistem tilang elektronik.

Teknologi ini akan hadir di lokasi-lokasi tertentu dan telah dilengkapi artificial intelligent (AI) sehingga mampu menangkap gambar pelanggar aturan lalu lintas.

Photo : NTMC Polri

“ETLE Mobile diharapkan dapat menurunkan angka fatalitas range dan kecelakaan bisa dihindari. Serta tentunya kualitas keselamatan di jalan dapat ditingkatkan,” ungkap Kombes Dodi Darjanto, Plt Kabagops Korlantas Polri.

Beragam pelanggaran lalu lintas bisa ditangkap oleh ETLE Mobile. Mulai dari pelanggaaran batas kecepatan maksimum, mendahului/mengemudi yang dapat membahayakan orang lain, ganjil-genap hingga Over Dimension dan Over Loading (ODOL), serta menggunakan HP (Distract Violation).

Nantinya, hasil tangkapan pelanggaran yang direkam oleh ETLE Mobile akan diterapkan secara progresif sehingga diharapkan bisa menimbulkan efek jera. Tak hanya itu, Kepolisian juga berharap adanya fasilitas ini bisa menurunkan angka kcelakaan selama libur nataru sehingga pengemudi akan menjadi lebih hati-hati.

Sejauh ini, Korlantas Polri sudah memiliki 12 unit ETLE Mobile di seluruh Indonesia. Ke-12 unit tersebut tersebar di ruas Tol Jakarta-Merak, Tol Dalam Kota, Tol Cikampek, Tol Cipularang, Tol Cipali, Tol Jagorawi, Tol Semarang Solo-Yogya, Tol Semarang-Surabaya hingga pelabuhan Banyuwangi, Jawa Timur.

Photo : Jasa Marga

Pemerintah memang tidak secara tegas melarang masyarakat untuk berlibur selama Nataru. Tidak adanya larangan pun membuat masyarakat langsung memanfaatkannya dengan pergi berlibur ke berbagai lokasi.

Hal ini terlihat dari banyaknya kendaraan yang melintas di jalan tol sejak 17-25 Desember 2021. Berdasarkan data Jasa Marga, sedikitnya ada 1.4 juta kendaraan menginggalkan Jabotabek pada periode tersebut.

Jumah itu merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari 4 Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Artikel Terkait