Mitsubishi Libatkan 2 Triton Bantu Korban Letusan Gunung Semeru

Mitsubishi menyiapkan 2 unit Triton untuk membantu pencarian korban letusan gunung semeru yang hingga sekarang masih dilakukan

Mitsubishi Libatkan 2 Triton Bantu Korban Letusan Gunung Semeru
Photo: Mitsubishi

TRENOTO – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) membantu pelaksanaan tanggap bencana di Gunung Semeru, Jawa Timur. Langkah tersebut dilakukan dengan 2 unit Triton Rescue Car yang telah disesuaikan agar dapat beroperasi optimal dalam kegiatan ini.

Bencana letusan gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu telah mendapat perhatian masyarakat. Tak hanya merusak rumah di desa sekitar, erupsi gunung Semeru juga telah memakan puluhan korban jiwa.

Guna membantu masyarakat MMKSI menggandeng dua organisasi kemanusiaan, yaitu Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan United Volunteer Otomotif (UVO). Kepada ACT, MMKSI menurunkan 1 unit Triton Rescue Car dan Pajero Sport, yang dimanfaatkan untuk mendukung tim Assessment Recovery dan pelayanan mitra di daerah bencana. Sementara kepada UVO, MMKSI menyediakan 1 unit Triton Rescue Car dan Triton 4x4 untuk membantu proses evakuasi serta penyaluran bantuan.

Photo : Mitsubishi

“Kami berusaha berkontribusi secara optimal untuk mendukung proses evakuasi hingga fase pemulihan pasca bencana nanti. Kami berharap seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan kondisi di area bencana bisa segera pulih,” ungkap Naoya Nakamura, Presiden Direktur MMKSI.

MMKSI Triton Rescue Car merupakan kendaraan cepat tanggap bencana sebagai salah satu bentuk implementasi CSR MMKSI di bidang kemanusiaan dan kesehatan. Kendaraan tersebut merupakan 2 unit Strada Triton HDX (4x4) yang dilengkapi dengan winch berkapasitas 4 ton, front and rear bar, lampu sorot untuk menunjang penggunaan kendaraan pada daerah bencana.

Photo : Mitsubishi

Tak hanya itu, MMKSI juga melakukan aksi tanggap darurat atau penyaluran bantuan melalui organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan. Organisasi yang bekerjasama cukup banyak mulai dari Palang Merah Indonesia (PMI), Indonesia Offroad Federation (IOF), UVO dan ACT.

Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa letusan gunung semeru telah membuat sekitar 2.000 orang mengungsi dan jumlah korban jiwa mencapai 48 orang. Saat ini pencarian korban telah diperpanjang setidaknya hingga 3 hari ke depan. Tak hanya itu, jumlah titik pencarian juga telah diperluas sehingga diharapkan para korban bisa segera ditemukan.

Artikel Terkait