Murah Banget, Harga Wuling Confero S 2021 Bekas Drop Rp76 Juta

Harga Wuling Confero S 2021 bekas mengalami penurunan hingga Rp76 juta bila dibandingkan dengan harga baru

Murah Banget, Harga Wuling Confero S 2021 Bekas Drop Rp76 Juta
Photo: Istimewa

TRENOTO – Wuling Confero S bekas bisa menjadi salah satu mobil yang layak untuk digunakan saat mudik Lebaran 2022. Pasalnya mobil tersebut dijual dengan harga cukup rendah bila dibandingkan unit bekas lainnya.

Umumnya mobil bekas berusia 1 tahunan harganya masih termasuk mahal, bahkan untuk LCGC sekalipun. Namun Wuling Confero S bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin memiliki mobil bekas usia muda serta harganya terjangkau.

Bila melihat salah satu situs mobil bekas, harga Wuling Confero S 2021 bekas tipe 1.5 L Lux dijual dengan harga Rp144 juta. Harga tersebut jauh lebih murah bila dibanding harga barunya yang dibanderol Rp220.3 juta.

Photo : Trenoto

Itu artinya, mobil mengalami penurunan harga Rp76.3 juta dibandingkan harga baru. Jauhnya selisih harga tentunya akan sangat menarik perhatian pelanggan mengingat usia kendaraan masih muda.

Tak hanya itu, dalam keterangan pun dituliskan bahwa mobil tersebut memiliki kondisi cukup baik. Bahkan, mobil baru digunakan untuk menempuh perjalanan sejauh 2.500 km yang tentunya saja masih sangat rendah.

Perlu diketahui bahwa Wuling Confero S dilengkapi oleh mesin berkapasitas 1.500 cc yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 96 hp pada 5.800 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 135 Nm pada 3.800 – 4.400 rpm.

Fitur keselamatan dan keamanan pun terbilang lengkap di kelasnya. Mulai dari Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Emergency Stop Signal (ESS), dual SRS airbag, front and rear parking sensor, sistem pengereman ABS & EBD, seatbelt indicator, immobilizer, ISOFIX, hingga anti-theft alarm.

Photo : Trenoto

Sayangnya, untuk mendapatkan mobil berkelir hitam ini pelanggan tidak bisa membelinya secara kredit. Bahkan penjual pun menutup pintu untuk makelar karena mereka lebih mengutamakan untuk pengguna langsung.

Meski diklaim memiliki kondisi baik, pelanggan diharapkan untuk tetap memperhatikan kondisi kendaraan. Terlebih sejatinya mobil ini adalah mobil dinas sehingga tentu telah dimaksimalkan guna operasional perusahaan.

Bila tidak bisa menilai kondisi kendaraan, tidak ada salahnya untuk mengajak rekan yang bisa memberikan pendapat objektif. BIla masih juga meragu, maka tidak ada salahnya untuk mengunjung bengkel resmi untuk diperiksa secara lebih teliti.

Artikel Terkait