Nissan Menyerah, Datsun Dipenggal untuk Kedua Kalinya

Nissan kembali menyerah, Datsun dipenggal untuk kedua kalinya karena tidak laku di pasaran dan pabriknya terpaksa setop produksi

Nissan Menyerah, Datsun Dipenggal untuk Kedua Kalinya
Photo: Carscoops

TRENOTO – Nissan menyerah dan mengumumkan akan menghentikan produksi Datsun di India. Langkah ini akan membuat Datsun dipenggal untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.

Pabrik Datsun di Chennai, India menjadi fasilitas produksi terakhirnya di dunia. Terakhir mereka menutup pabriknya yang berada di Rusia dan Indonesia pada 2020.

Dilansir Carscoops, kematian brand asal Jepang ini karena penjualannya yang terus mengalami penyusutan. Laporan pertama dipublikasikan pada 2019 merupakan upaya restrukturisasi Nissan setelah skandal Carlos Ghosn.

Sejak saat itu, Datsun secara perlahan-lahan menghadapi ajalnya. Produksi mobil murah terakhirnya adalah tahun ini.

Sama seperti di Indonesia, meskipun telah dinyatakan menghentikan produksi. Namun Nissan tetap berkomitmen kepada para pemilik Datsun.

Photo : TrenOto

Mereka menyatakan bahwa akan tetap menyuguhkan layanan after sales, menjamin ketersediaan komponen juga masih memberikan garansi. Website resminya juga masih aktif dan menujukkan seluruh model yang tersedia.

Sejarah Datsun

Datsun merupakan brand mobil yang berada di bawah naungan Nissan Motor. Merek Datsun pertama kalinya hadir pada 1939 hingga 1986 dan mulai di ekspor pada medio tersebut.

Setelah memasarkan kendaraan selama lebih dari tiga dekade lamanya, Nissan menyerah dan memenggal nyawa Datsun.

Namun Datsun dihidupkan kembali sebagai brand mobil pada 2012. Namun kali ini Datsun menyasar kalangan menengah ke bawah alias mobil murah.

Di Indonesia pasarnya cukup berkembang kala itu dan diterima pasar dengan baik. Namun seiring datangnya kompetitor yang berasal dari Jepang juga, Datsun mulai kewalahan.

Pasarnya terus melandai meskipun telah melakukan berbagai cara. Datsun yang masuk ke segmen LCGC (Low Cost Green Car), harus bersaing dengan produk-produk kompetitor di bawah naungan Astra Group.

Photo : Carscoops

Upaya Datsun dengan meluncurkan unit dengan transmisi otomatis model CVT sekalipun tidak mampu memperbaiki pasarnya. Kualitas mobil yang sangat rendah menjadi pemicu konsumen beralih ke merek lainnya.

Kehidupan kedua Datsun memang berubah total dari sebelumnya. Datsun yang juga dikenal memiliki beberapa mobil berperforma tinggi, berubah menjadi produsen mobil murahan.

Disebut murahan karena kualitas ekrterior hingga interior tidak ada bagus-bagusnya. Bahkan dilaporkan dalam kesempatan tes tabrak (Crash Test), Datsun tidak mendapatkan bintang sama sekali dari lima yang tersedia.

Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa buruknya kualitas Datsun.

Artikel Terkait