Operasi Lilin 2021 Berakhir, Sistem Ganjil Genap Tetap Berlaku

Meski operasi lilin 2021 telah usai, sistem ganjil genap dipastikan akan tetap berlaku seiring dengan penerapan PPKM level 2

Operasi Lilin 2021 Berakhir, Sistem Ganjil Genap Tetap Berlaku
Photo: Trenoto

TRENOTO – Meski operasi Lilin 2021 telah resmi selesai sejak 2 Januari 2022, sistem pembatasan kendaraan ganjil genap di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta masih tetap diberlakukan. Hal ini dikarenakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali resmi diperpanjang hingga 17 Januari 2022.

Saat ini, jumlah kawasan ganjil genap belum ada penambahan yakni 13 titik yang tersebar di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Ganjil genap hanya berlaku untuk kendaraan roda empat.

Penerapan pembatasan tersebut tidak berlaku untuk kendaraan dinas Polri, TNI, ambulans, Pemadam, Angkot, taksi dan kendaraan darurat lain. Dengan demikian diharapkan kejadian darurat tetap bisa tertangani secara optimal.

Photo : Trenoto

Aturan terkait sistem ganjil genap pun masih belum berubah yaitu berlaku dari hari Senin sampai Jumat, tidak berlaku untuk hari Sabtu, Minggu serta libur nasional. Sementara untuk jam operasional pagi mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan sore dari pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Berikut daftar 13 titik kawasan ganjil genap yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan.

  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Sisingamangaraja
  • Jalan Panglima Polim
  • Jalan Fatmawati
  • Jalan Tomang Raya
  • Jalan Letjen S Parman
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan MT Haryono
  • Jalan HR Rasuna Said
  • Jalan DI Panjaitan
  • Jalan Jenderal A Yani
  • Jalan Gunung Sahari

Tak hanya itu, pemerintah juga telah menaikkan status PPKM di wilayah DKI Jakarta dari level 1 menjadi level 2 mulai 4-17 Januari 2022. Peningkatan level tersebut dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 tahun 2022.

Photo : Trenoto

Status baru tersebut membuat DKI Jakarta harus melakukan pembatasan masyarakat mulai dari Pendidikan hingga kegiatan perkantoran. Pembatasan ini dilakukan tentunya untuk mengurangi risiko terjadinya penularan Covid-19.

Pembatasan mobilitas memang penting untuk dilakukan karena Covid-19 varian Omicron sudah ada di Indonesia dan telah terjadi penularan lokal. Bila tidak dilakukan pembatasan maka bisa saja akan terjadi gelombang ketiga Covid-19 yang tentunya berpotensi lebih berbahaya dibandingkan dengan sebelumnya.

Operasi Lilin Berakhir

Operasi Lilin resmi berakhir dengan beberapa catatan untuk menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat sebagai pengguna jalan. Salah satunya adalah adanya peningkatan jumlah kecelakaan bila dibandingkan operasi serupa tahun lalu.

Berdasarkan data dari Korlantas Polri, selama Operasi Lilin kali ini telah terjadi 772 kecelakaan. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dengan pada Operasi lilin 2020 yang hanya 529 kejadian.

Kendati angka kecelakaan lalu lintas meningkat 31 persen, namun angka kematian selama Operasi Lilin 2021 mengalami penurunan sebesar 19 persen. Pada Operasi Lilin 2020, angka meninggal dunia tercatat sebanyak 88 orang. Sementara, Operasi Lilin 2021 terdapat 74 orang meninggal dunia.

Artikel Terkait