Penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 Naik Dua Kali Lipat

Dibandingkan tahun lalu penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 diklaim naik dua kali lipat dengan Sigra mendominasi

Penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 Naik Dua Kali Lipat
Photo: Trenoto

TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mencatatkan hasil positif pada ajang pameran otomotif tahunan di ICE-BSD Tangerang. Dalam 11 hari penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 meningkat 100 persen lebih dibandingkan tahun lalu.

Tingginya angka tersebut tentu terbilang sangat positif bagi Daihatsu yang berupaya untuk mempertahankan posisi kedua penjualan terbesar di Indonesia. Terlebih persaingan di dunia otomotif kini sudah semakin ketat.

Dari total penjualan, Daihatsu Sigra berhasil menjadi tulang punggung merek asal Jepang tersebut. Low Cost Green Car (LCGC) yang baru diremajakan beberapa waktu lalu ini terjual sebanyak 404 unit atau setara 39 persen.

Photo : Trenoto

Posisi kedua diisi oleh Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) Daihatsu Xenia dengan penjualan 150 unit (15 persen). Diperingkat ketiga terdapat LCGC pertama mereka yaitu Ayla yang terjual 103 unit atau 10 persen.

Posisi keempat diisi Daihatsu Rocky melalui penjualan sebesar 99 unit (10 persen). Sedangkan Terios sebagai penutup 5 besar terjual 85 unit (8 persen).

“Kami bersyukur atas capaian pemesanan kendaraan meningkat 2 kali lipat dibandingkan GIIAS 2021. Harapannya capaian ini dapat terus berlangsung dan tetap selaras dengan kenaikan pasar otomotif nasional,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Ayla EV

Photo : Trenoto

Keberhasilan Daihatsu jual ribuan kendaraan di GIIAS 2022 memang merupakan hal menarik untuk disimak. Tetapi, kehadiran mobil konsep khususnya Ayla EV juga menjadi perhatian tersendiri bagi pengunjung.

Maklum, selama ini mereka belum banyak menunjukkan teknologi elektrifikasinya di Indonesia. Kehadiran Ayla EV di ajang tersebut tentu memberi sinyal positif terhadap kesiapannya menghadapi era mobil listrik.

Daihatsu Ayla EV menggunakan baterai berkapasitas 32 kWh sebagai sumber tenaganya. Baterai tersebut akan menyalurkan daya ke motor yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 80 hp dan menempuh jarak hingga 200 Km.

Setelah pameran selesai dilangsungkan, Daihatsu berjanji akan melanjutkan pengembangannya. Bukan tidak mungkin nantinya mobil tersebut akan benar-benar diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pengembangannya sekitar 6 bulan, tapi itu hitungan efektifnya. Karena ada kesulitan suplai karena memang masih banyak menggunakan parts impor,” ungkap Sony Satria, Design Engineering ADM.

Artikel Terkait