Siap-siap, Korlantas bakal Berlakukan One Way Berlaku 24 Jam

Kepolisian buka kemungkinan kebijakan One Way berlaku 24 Jam bila kepadatan lalu lintas dinilai terlalu tinggi

Siap-siap, Korlantas bakal Berlakukan One Way Berlaku 24 Jam
Photo: Trenoto

TRENOTO – Demi kelancaran lalu lintas saat arus balik Lebaran 2022, pihak Kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas one way atau satu arah di gerbang tol Kalikangkung, Jawa Tengah. Langkah ini sudah disosialisasikan sejak lama, bahkan sebelum arus mudik terjadi.

Namun kebijakan tersebut sangat bergantung pada kondisi di lapangan. Kepolisian berhak untuk melakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan perhitungan mereka agar kepadatan tidak terjadi terlalu parah.

Bahkan kebijakan one way berlaku 24 jam di tol Trans Jawa bila lalu lintas dinilai terlalu padat. Dengan demikian perjalanan masyarakat dari arah timur barat diharapkan bisa lebih lancar.

Photo : Jasa Marga

“Bisa saja pelaksanaan one way ini kami laksanakan terus 24 jam sampai dengan hari Minggu (8/5). Jadi kami informasikan supaya masyarakat jangan menunggu di depan pintu tol, lebih baik ikuti dengarkan jadwal-jadwalnya semoga landai sehingga bisa diberikan relaksasi satu lajur,” ungkap Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.

Dengan kebijakan tersebut, Ia pun mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke arah timur untuk melakukan penjadwalan ulang. Pasalnya perjalanan harus dilakukan melalui jalur arteri atau alternatif lain.

"Silakan manfaatkan waktu sore atau malam hari karena masyarakat lokal sudah mulai istirahat sehingga jalan agak lengang. Jadi tidak menggantungkan atau menunggu di pintu pintu tol yang sementara sedang kami terapkan one way," ujarnya kemudian.

Photo : Jasa Marga

Adapun kebijakan one way pada hari ini dan besok memiliki rute lebih panjang ketimbang sebelumnya. Bila sebelumnya kebijakan one way berakhir pada KM 47 (Tol Jakarta – Cikampek) maka kini menjadi KM 3 + 500 (Gerbang Tol Halim).

Guna memastikan kelancaran lalu lintas, Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak memaksakan kendaraanya untuk masuk ke dalam rest area. Pasalnya rest area dinilai merupakan salah satu titik penyebab terjadinya kepadatan lalu lintas.

“Ketika rest area penuh silakan untuk dilanjutkan dulu perjalanannya. Kecuali bila betul-betul lelah jangan dipaksakan supaya kendaraan di belakangnya bisa tetap melaju,” pungkasnya.

Artikel Terkait