Tak Ada Penutupan Jalan Saat G20 Finance Meeting 2022 Berlangsung

Polisi pastikan tak ada penutupan jalan saat G20 Finance Meeting 2022 berlangsung di Jakarta hari ini hingga 18 Februari

Tak Ada Penutupan Jalan Saat G20 Finance Meeting 2022 Berlangsung
Photo: Istimewa
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 15 Februari 2022 | 08:00 WIB

TRENOTO – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa tak ada penutupan jalan saat G20 Finance Meeting 2022 di Jakarta berlangsung. Pertemuan multi negara ini akan dilangsungkan pada 15-18 Februari 2022.

Penutupan jalan dipastikan hanya akan dilakukan saat kontingen delegasi melintas setelah itu jalan akan dibuka kembali. Kebijakan ini memastikan mobilitas masyarakat tidak akan terganggu dengan adanya acara ini.

“Kami tidak melakukan penutupan jalur mengingat akomodasi dan lokasi acara berdekatan. Jadi Jalan Asia Afrika, Jalan Pemuda kemudian seputaran GBK itu masih bisa dilalui masyarakat, hanya dilakukan penutupan pada saat kontingen delegasi melintas serta pada saat-saat tertentu menurut kepentingan tugas,” ungkap Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Photo : Trenoto

Ia juga menambahkan bahwa jalan tol tidak akan ditutup selama penyelenggaraan berlangsung. Pihaknya hanya akan melakukan pengawalan untuk pemberian prioritas jalan bagi rombongan delegasi.

“Termasuk rute pengamanan sepanjang jalan sepanjang tol itu juga tidak dilakukan penutupan hanya dilakukan prioritas saat delegasi melintas,” tambahnya.

Tak hanya itu, Polantas Polda Metro Jaya juga akan disiapkan untuk pengawalan rombongan delegasi G20 dari bandara menuju akomodasi di Hotel Fairmont juga Hotel Mulia. Dengan demikian diharapkan para delegasi tidak akan merasakan kemacetan Jakarta.

Photo : Istimewa

Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan 2nd FCBD (Finance and Central Bank Deputy) dan 1st FMCBG (Finance Minister Central Bank Governor). Kedua pertemuan tersebut akan berlangsung di Gedung Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 15-18 Januari 2022.

Indonesia pada 2022 menjadi pemegang presidensi dari G20. Forum global yang terbentuk pada 1999 tersebut terdiri dari 19 negara dan satu Uni Eropa sehingga berkontribusi pada 80 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Dunia, 75 persen perdagangan internasional serta 60 persen populasi dunia.

Presidensi G20 Indonesia dimulai pada 1 Desember 2021 sampai dengan serah terima presidensi berikutnya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada akhir 2022 di Bali. 20 negara yang tergabung dalam G20 yakni Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Argentina, Brazil, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Turki, China, Jepang, Korea Selatan, India, Indonesia, Australia, dan Uni Eropa.

Artikel Terkait