Tilang Elektronik di Jalan Tol Tetap Berlaku selama Lebaran

Kepolisian memastikan bahwa tilang elektronik di jalan tol tetap berlaku selama lebaran dan arus mudik 2022

Tilang Elektronik di Jalan Tol Tetap Berlaku selama Lebaran
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Meski Lebaran merupakan waktu yang tepat untuk saling memaafkan, tetap saja hukum lalu lintas harus diterapkan. Bahkan, kebijakan tilang elektronik di jalan tol tetap berlaku selama Lebaran khususnya untuk batas kecepatan dan muatan di jalan tol.

Hal tersebut disampaikan oleh Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya. Meski demikian, menurutnya jumlah pelanggaran tidak akan banyak karena sejumlah ruas jalan akan lebih padat dibandinhkan kondisi normal.

Batas kecepatan yang diatur Polda Metro tetap berlaku. Tapi kemungkinan karena memang arusnya cukup padat, biasanya kendaraan pasti di bawah (kecepatan rata-rata),” tegas Sambodo kemudian.

Photo : NTMC Polri

Puncak kepadatan arus lalu lintas sendiri diperkirakan akan terjadi pada 28 hingga 30 April 2022. Berdasarkan hasil survei Kemenhub, terdapat 83 juta warga akan melakukan mudik, 23 juta diantaranya menggunakan mobil dan 17 juta dengan motor.

Sejumlah strategi telah disiapkan guna menghindari terjadinya kemacetan saat mudik mulai dari One Way, Contraflow dan ganjil-genap. Tak hanya itu, Pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif yang disediakan untuk masyarakat melaksanakan mudik.

Pengaturan tersebut sebenarnya sudah pernah dilakukan pada musim mudik 2019 dan dinilai berhasil mengurai kepadatan. Tak heran bila skenario serupa kembali dilakukan dengan harapan dapat mengurai kepadatan.

Dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, sebanyak 144.392 personel gabungan dikerahkan. Seluruh personel tersebut akan mengisi 2.702 posko yang terdiri dari 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.

Photo : ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA

Gelar Gerai Vaksin

Selain menyiapkan upaya dan strategi mudik, kepolisian bersama instansi terkait lainnya juga akan mengoptimalkan akselerasi vaksinasi dosis III atau booster bagi para pemudik. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan imunitas masyarakat sehingga tidak terjadi lonjakan Covid-19 setelah libur Lebaran 2022.

Komitmen tersebut dilakukan melalui beberapa cara, termasuk menggelar gerai vaksin di beberapa titik. Dengan demikian pemudik bisa melakukan vaksin di tengah perjalanan.

“Harapannya pada saat kembali bertemu keluarga maka imunitas pemudik betul-betul memiliki kekebalan serta tidak menjadi carrier. Demikian juga seluruh anggota keluarga mendapatkan kekebalan,” pungkas Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolri.

Artikel Terkait