Toyota dan Yamaha Kembangkan Mesin V8 dengan Teknologi Hidrogen

Menjalin kerjasama, Toyota dan Yamaha tengah mengembangkan mesin V8 dengan aplikasi teknologi hidrogen

Toyota dan Yamaha Kembangkan Mesin V8 dengan Teknologi Hidrogen
Photo: Carscoops

TRENOTO – Bukan hal baru, kerjasama sering kali dilakukan perusahaan otomotif untuk mengembangkan kendaraan masa depan yang lebih ramah lingkungan, tak terkecuali kolaborasi antara Toyota dan Yamaha. Menarik perhatian, kedua pabrikan kabarnya tengah mengembangkan mesin V8 5.0 liter dengan teknologi hidrogen. 

Kerjasama ini mencuat setelah Toyota, Mazda, Subaru dan Kawasaki siap berkolaborasi untuk memperpanjang umur teknologi pembakaran serta memenuhi target pengurangan emisi gas buang pada kendaraan.

Seperti dilansir Carscoops, Senin (21/2/2022), mesin hidrogen yang tengah dikembangkan tak sepenuhnya baru, meski cara pengisian bahan bakarnya sedikit berbeda. Pengembangan mesin V8 5.0 liter secara alami berdasarkan dari jantung pacu milik Lexus RC F. 

Meski demikian, modifikasi pada injektor, intake manifold, dan komponen lainnya akan dilakukan agar lebih ramah lingkungan.

Dalam keterangannya, Yamaha mengatakan mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 444 hp pada 6.800 rpm dan torsi 540 Nm pada 3.600 rpm. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan mesin yang sudah ada karena mampu menghasilkan tenaga 472 hp dan torsi 536 Nm. 

Takeshi Yamada, Insinyur Yamaha menjelaskan, mesin tersebut memiliki karakter berbeda dibandingkan mesin bensin konvensional.
 
“Mesin hidrogen memiliki rasa ramah bawaan yang membuatnya mudah digunakan bahkan tanpa menggunakan alat bantu mengemudi elektronik. Setiap orang yang datang untuk menguji coba mobil prototipe akan mulai dengan skeptis, tetapi setelah itu, senyum lebar diberikan. Saya mulai percaya bahwa sebenarnya ada potensi besar dalam karakteristik unik mesin hidrogen," ujarnya.

Photo : Carscoops

Meski demikian, hingga saat ini kedua perusahaan asal Jepang tersebut belum mengumumkan kapan mesin ini akan diluncurkan. 

Namun, teknologi hidrogen bukanlah hal baru bagi Toyota. Sebelumnya pabrikan telah membenamkan Corolla dengan teknologi ini, khususnya dalam seri balap Super Taikyu Jepang dan memamerkan prototipe GR Yaris bertenaga hidrogen. 

Terkait kendaraan zero carbon, Yamaha memiliki target untuk mengembangkan mesin tanpa emisi gas buang pada 2050 mendatang. 

"Mesin hidrogen memiliki potensi untuk menjadi netral karbon sekaligus menjaga semangat kami untuk mesin pembakaran internal tetap hidup pada saat yang sama. Bekerja sama dengan perusahaan dengan budaya perusahaan dan bidang keahlian yang berbeda, meningkatkan jumlah mitra kami," ujar Yoshihiro Hidaka, Presiden Yamaha Motor.

Artikel Terkait