Volume Kendaraan di Jalanan Jakarta Turun Selama PPKM Level 3

Volume kendaraan di jalanan Jakarta turun seiring dengan diterapkannya PPKM level 3 sehingga masyarakat bisa bekerja dari rumah

Volume Kendaraan di Jalanan Jakarta Turun Selama PPKM Level 3
Photo: Trenoto
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 18 Februari 2022 | 13:12 WIB

TRENOTO – Volume kendaraan di jalanan Jakarta turun dalam beberapa hari terakhir. Dilansir dari NTMC Polri, penurunan arus lalu lintas terjadi hingga 22 persen jika dipantau melalui google mobilitu indeks.

DKI Jakarta memang menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus Covid-19 terbesar di Indonesia. Kondisi tersebut membuat pemerintah memberikan perhatian khusus, termasuk menggelar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Dengan adanya PPKM maka sejumlah kegiatan masyarakat seperti perkantoran, wisata dan pusat perbelanjaan pun dilakukan pembatasan. Kondisi inilah yang membuat arus lalu lintas di DKI Jakarta mengalami penurunan.

Photo : Istimewa

“Beberapa perusahaan sudah menerapkan WFH (work from home). Mobilitas di tempat perbelanjaan juga menurun sejalan dengan ketetapan PPKM, lalu sekolah menunda PTM karena siswanya positif Covid-19. Itu semua berpengaruh pada penurunan volume lalu lintas di Jakarta,” ungkap Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya.

Kondisi-kondisi tersebut berpengaruh terhadap arus lalu lintas masuk ke DKI Jakarta dari beberapa kota penopang. Sebut saja lalu lintas dari Bekasi, Tangerang dan Depok yang menuju Jakarta mengalami penurunan.

“Penurunan volume kendaraan bisa dilihat dari arus lalu lintas yang masuk ke Jakarta dari kota-kota satelit seperti Tangerang, Bekasi dan Depok. Beberapa lokasi terlihat sudah lebih lancar,” tambah Sambodo kemudian.

Photo : Trenoto

Meski mengalami penurunan volume lalu lintas hingga kini belum ada tanda-tanda akan ada penghentian pembatasan ganjil genap. Padahal pada PPKM sebelumnya, pembatasan ganjil genap selalu dihapuskan sehingga kerumunan di transportasi massal bisa terhindar.

Penghapusam pembatasan ganjil genap sejauh ini baru diberikan pada lokasi wisata yaitu wisata Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Kebun Binatang Ragunan. Sebelumnya, jalan menuju 3 lokasi wisata diberlakukan pembatasan ganjil genap pukul pada hari Jumat, Sabtu serta Minggu pukul 12.00 hingga 18.00 WIB.

Penghapusan juga diberikan untuk tenaga kesehatan dari aturan ini sehingga memudahkan tenaga menuju fasilitas kesehatan tempatnya bekerja. Untuk mendapat kemudahan, para tenaga kesehatan cukup menunjukkan Surat Keterangan Bekerja di fasilitas kesehatan atau kartu anggota IDI.

Artikel Terkait