Waspada 3 Titik Rawan Macet Arus Balik Nataru

Polisi siapkan rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow di 3 Titik Rawan Macet saat arus balik Nataru

Waspada 3 Titik Rawan Macet Arus Balik Nataru
Photo: NTMC Polri
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 31 Desember 2021 | 11:00 WIB

TRENOTO – Jelang arus balik libur Nataru (Natal dan tahun baru), Kepolisian dan Kementerian Perhubungan kembali melakukan koordinasi. Hal ini guna memastikan kelancaran arus balik yang diperkirakan jatuh pada 2 Januari 2022.

Secara umum, pada periode libur Nataru kali ini, arus lalu lintas terbilang cukup landai dibanding perkiraan. Hal ini tidak lepas dari banyaknya pengetatan arus lalu lintas di sejumlah daerah.

Meski demikian, tetap diperlukan beragam persiapan untuk memastikan kelancaran lalu lintas khususnya di lokasi pertemuan arus. Untuk itu pihak kepolisian pun telah menyiapkan beragam skema rekayasa lalu lintas khususnya di 3 titik rawan macet.

Photo : NTMC Polri

“Lokasi yang perlu kita antisipasi saat arus balik adalah di KM 62 tol Cikampek pertemuan dari Cipularang dengan Cikampek atau Cipali. Tapi cara bertindaknya sudah kita siapkan salahsatunya contraflow.” jelas Brigjen Pol Yusri Yunus, Dirregident Korlantas Polri

Tak hanya itu, Ia juga mengatakan bahwa jalur puncak menjadi salah satu titik yang akan dipantau perkembangannya secara khusus. Kawasan Puncak akan dikosongkan dan ditutup mulai pukul 16.00 WIB sementara arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.

“Ketiga, di Nagreg dan jalur alternatif Kabupaten Bandung. Semua sudah dikoordinasikan termasuk kendaraan sumbu 3,” tambahnya.

Ia pun menyebut bahwa meski Kepolisian memiliki diskresi, pihaknya tetap akan menilai situasi dan kondisi jalan. Bila ternyata kendaraan tersebut menghambat lalu lintas maka akan dillihkan keluar tol agar bisa melalui jalur alternatif. 

Jembatan Suramadu Ditutup

Jembatan Suramadu dipastikan ditutup dari kedua sisi pada malam pergantian tahun. Penutupan dilakukan mulai pukul 22.00 WIB tanggal 31 Desember 2021 hingga pukul 05.00 WIB 1 Januari 2022.

Penutupan dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun di sekitar ikon Jawa Timur. Jembatan Suramadu hanya dibuka untuk beberaoa kendaraan kendaraan logistik, ambulance, dan kegiatan emergency lainnya.

Photo : Istimewa

Pemerintah memang telah meminta masyarakat untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dengan cara berkerumun. Himbauan dilakukan untuk menghindari terjadinya gelombang ketiga Covid-19 yang saat ini tengah mengintai.

Perlu diingat kembali bahwa Covid-19 varian Omicron telah hadir di Indonesia dan memiliki kemampuan menyebar lebih besar dibandingkan Delta. Untuk itu bagi pelaku perjalanan disarankan untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan.

Artikel Terkait