Cip Langka, Kredit Motor Baru Bisa Kena Survei Ulang

Kredit motor baru di tengah kelangkaan cip semikonduktor bisa membuat calon konsumen dilakukan survei dua kali

Cip Langka, Kredit Motor Baru Bisa Kena Survei Ulang
Photo: 123rf

TRENOTO – Krisis cip semikonduktor menyiksa industri otomotif benar-benar memberikan dampak negatif. Pada konsumen yang berniat untuk kredit motor baru bisa kena survei ulang.

Hal ini dikarenakan motor yang dibeli secara kredit tidak kunjung datang alias inden selama berbulan-bulan. Seperti telah kami wartakan sebelumnya, pabrik sepeda motor Honda kesulitan dalam memproduksi kendaraan.

Sama halnya dengan Yamaha juga mengalami keterlambatan memproduksi motor. Walhasil calon konsumen harus rela menunggu kedatangan unit hingga berbulan-bulan lamanya.

Bahkan kabar terakhir disebutkan inden Honda Beat mencapai tiga bulan lebih. Hal ini dikarenakan kelangkaan cip semikonduktor yang melanda secara global.

Photo : Suzuki Indonesia

Masalah lain yang tidak kalah menyulitkan calon konsumen juga datang dari perusahaan pembiayaan. Bagi masyarakat mengajukan pembelian secara kredit, bisa menjalani proses survei hingga dua kali.

“Biasanya inden kalau dari PO (Purchase Order), masih bisa kita perpanjang 1 bulan, karena masa berlaku PO 1 bulan. Kalau sampai tiga bulan nanti akan ada seperti survei lagi, tapi biasanya 2 bulan sudah aman, tapi kita lihat case by case (kasuistis),” kata Andy Sutanto, Deputy Director, Head of Retail Motorcycle Financing PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance), Tbk kepada awak media di Jakarta (08/06).

Adira Finance sendiri melihat kondisi otomotif tengah dilanda krisis cip, mengalihkan fokusnya ke kendaraan bekas. Inden motor baru yang terlalu lama dialihkan pada penjualan motor bekas.

Photo : Lu Minta Motor

“Kendaraan baru kurang stok, tapi bukan berarti kita tidak bisa membiayai. Karena kita punya kendaraan bekas yang bisa dibiayai,” ucap Niko Kurniawan, Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance di tempat yang sama.

Kelangkaan cip sendiri juga dikatakan terimbas dari invasi Rusia dan Ukraina. Perang kedua negara ikut memperparah kondisi langkanya cip semikonduktor.

Disebutkan bahwa Astra Honda Motor (AHM) beberapa waktu lalu mengalami penyusutan penjualan 5 persen dibandingkan tahun lalu. Cip semikonduktor membuat Honda kesulitan memproduksi motor khususnya matic entry level hingga medium.

Artinya Honda Beat hingga PCX 160 akan mengalami keterlambatan pengiriman unit alias inden.

Artikel Terkait