FIF Group Siapkan Skema Pembiayaan Motor Listrik

Melihat perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, FIF Group telah menyiapkan skema pembiayaan motor listrik

FIF Group Siapkan Skema Pembiayaan Motor Listrik
Photo: Astra Honda Motor

TRENOTO – Melihat perkembangan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, PT Federal International Finance atau FIF Group telah menyiapkan skema pembiayaan motor listrik

Dalam penjelasannya, Margono Tanuwijaya selaku Presiden Direktur PT FIF menegaskan bila pihaknya siap memberikan layanan pembiayaan apabila PT Astra Honda Motor (AHM) telah resmi menjual kendaraan ramah lingkungan tersebut.

"Pada waktunya PT Astra Honda Motor akan melakukan penjualan untuk sektor motor listrik. Karena itu kami juga harus menyiapkan skema pembiayaan terkait hal ini," kata Margono dalam acara Silaturahim dan Halal Bihalal FIF Group bersama Media.

Secara garis besar Margono menegaskan bila sistem pembiayaan motor listrik tak akan jauh berbeda dengan kendaraan konvensional yang dijual saat ini.

Photo : Astra Honda Motor

"Penjualan sepeda motor Honda untuk ini tidak akan jauh berbeda dengan pemasaran kendaraan roda dua dengan sistem ruang bakar atau Internal Combustion Engine (ICE). Karena itu skemanya juga enggak jauh berbeda," jelasnya.

Acuan pembiayaan masih akan berpacu pada harga produk, suku bunga serta tenor yang hendak diambil konsumen. Proses yang harus dilalui juga serupa yakni memberikan uang muka atau down payment terlebih dulu.

Meski demikian, skema yang dilakukan bisa saja berbeda apabila terdapat peraturan baru terkait motor listrik. Karenanya, FIF tetap mengacu pada sistem penjualan distributor kendaraan listrik.

"Skema dari AHM yang nantinya akan menjadi acuan kami terkait dengan layanan pembiayaan motor listrik," tegasnya.

Photo : Uwinfly

Kinerja Positif Tahun Ini

Sebagai informasi, FIF Group berhasil membukukan kinerja positif selama periode Januari hingga Maret 2022. Dibanding periode sama tahun lalu, perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan (Amount Finance) menjadi Rp 8,11 triliun.

Angka tersebut naik sebesar 11,59 persen dibanding Januari hingga Maret 2021. FIF juga berhasil membukukan pertumbuhan booking unit (BU) sebesar 5,07 persen menjadi 665 ribu unit pada periode yang sama tahun ini.

Kinerja positif tersebut menghasilkan peningkatan laba bersih sebesar 83,20 persen menjadi Rp 750,78 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 409,80 miliar.

Artikel Terkait