Kolaborasi Grab, PLN dan Swap Energi Bangun Ekosistem Motor Listrik

Swap Energi bangun ekosistem motor listrik dengan sistem tukar baterai di Indonesia, gandeng Grab dan PLN

Kolaborasi Grab, PLN dan Swap Energi Bangun Ekosistem Motor Listrik
Photo: Swab Indonesia

TRENOTO – Sejalan dengan target pemerintah terkait pengurangan emisi karbon hingga 40 persen di 2030, Smoot Motor, SWAP Energi, Grab dan PLN  akan membangun ekosistem motor listrik yang terintegrasi di Indonesia.

Resmi menjalin kerja sama, Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN menjelaskan bila kolaborasi yang dilakukan merupakan langkah awal mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air.

"Kerja sama ini merupakan langkah awal dari inovasi yang dapat diperluas dan dikembangkan guna saling memperkuat value dan manfaat bagi penguatan ekosistem kendaraan bermotor listrik di Indonesia. Upaya ini untuk mengalihkan energi berbasis impor ke energi domestik, dari energi fosil ke energi terbarukan," katanya.

Selain itu, kendaraan ramah lingkungan dengan harga terjangkau juga menjadi salah satu proyek keempat perusahaan. Harapannya,  masyarakat akan tertarik dan beralih menggunakan motor listrik.

"Kami (PLN) juga sependapat bahwa kolaborasi dengan Smoot, SWAP dan Grab merupakan bagian dari rencana Infrastruktur Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Nasional Dua Roda dalam rangka percepatan adopsi kendaraan listrik melalui konversi energi berbasis import BBM ke motor listrik," ujarnya.

Ikut berkolaborasi, Grab Indonesia siap mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik. Tak hanya itu, perusahaan transportasi umum ini juga menegaskan, pihaknya telah menggunakan kendaraan listrik sejak 2019.

Photo : Swab Indonesia

Untuk diketahui, Grab kini memiliki 8.500 kendaraan listrik yang didominasi kendaraan roda dua. Hadirnya ekosistem baru juga diyakini mampu membuka peluang baru bagi mitra pengemudi, sebab Grab menyediakan kendaraan dengan skema sewa.

"Sinergi antara pelaku bisnis yang hadir pada kesempatan hari ini merupakan langkah strategis karena masing-masing memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari penyediaan armada dan infrastruktur, hingga pengoperasian," kata Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia.

Ridzki juga mengungkapkan, kerja sama yang dilakukan sejalan dengan fokus Pemerintah pada perhelatan G20 Presidensi Indonesia, yaitu transisi energi.

"Kami menargetkan menghadirkan total 14.000 armada kendaraan listrik pada akhir tahun ini sebagai upaya mendorong perkembangan ekosistem kendaraan listrik tanah air," tuturnya.

Artikel Terkait