Motor Listrik Militer Eltran akan Jalani 80 Protokol Uji

Eltran Indonesia berhasil memperoleh sertifikat prototipe pembuatan motor listrik militer dari Kementerian Pertahanan

Motor Listrik Militer Eltran akan Jalani 80 Protokol Uji
Photo: Antara

TRENOTO – Kementerian Pertahanan (Kemhan) secara resmi memberikan sertifikat prototipe pembuatan motor listrik dalam negeri Electric Tactical Motor Bike dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) kepada PT Eltran Indonesia.

Hal ini sejalan dengan sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan kendaraan listrik yang diteken Presiden Joko Widodo.

"Hari ini kita harus bangga karena menjadi pelaku sejarah proses digunakannya motor listrik. Selain itu, kelak juga menjadi legasi," kata Kabalitbang Kemhan Marsekal Muda TNI (Purn) Julexi Tambayong melalui keterangan tertulis di Jakarta. 

Photo : BUMN

Berusaha mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, Julexi Tambayong mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangannya. Dengan demikian motor listrik dapat segera diproduksi massal dan digunakan.

Tak hanya itu, semua masukan terutama dari pengguna sangat diharapkan sehingga motor listrik berkualitas buatan anak bangsa bisa segera terwujud.

"Sehingga nantinya tidak ada alasan untuk menolak terutama penggunaannya di tugas-tugas operasi," kata dia.

Bakal diproduksinya motor listrik militer merupakan bukti komitmen dan dukungan pemerintah dalam mendorong penekanan emisi gas buang, sehingga sektor transportasi dan armada militer mampu berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik. 

"Kita tidak ketinggalan dengan negara lainnya. Industri nasional, industri karya anak bangsa harus bisa menjadi kebanggaan bagi kita semua," ujarnya.

Sebagai informasi pengujian motor listrik yang dilakukan di Puslitbang Kemhan meliputi 80 protokol uji, seperti pengereman, halang rintangan, getaran pendek, getaran panjang, perlambatan, pengereman kering dan basah, daya belok, tanjakan, hingga percepatan.

Motor listrik tersebut memiliki kemampuan pengisi daya cepat dua jam untuk 1.200 Watt dan mampu menempuh jarak hingga 80 kilometer.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan komitmen seluruh komponen pertahanan Tanah Air untuk menjalankan amanah Presiden termasuk dalam menjaga kekayaan dan keanekaragaman milik Indonesia.

Photo : 123rf



Hal itu disampaikan Prabowo ketika Kemhan memberikan 40 unit motor kepada Komando Distrik Militer (Kodim) 1503/Tual Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.

Prabowo mengatakan penyerahan kendaraan bermotor tersebut merupakan bagian dari arahan Jokowi untuk menyusun rencana pertahanan jangka panjang.

"Ini baru awal karena nanti seluruh Babinsa akan kita kasih motor dan rencananya motornya kita buat di dalam negeri oleh PT Pindad dan PT Len di bawah holding industri pertahanan," kata dia.

Artikel Terkait