Penjualan Motor Juli 2022 Tembus 300 Ribu, Sport Hampir Punah

Meski sempat mengalami penurunan di Mei dan Juni 2022, penjualan motor Juli 2022 di Indonesia kembali naik

Penjualan Motor Juli 2022 Tembus 300 Ribu, Sport Hampir Punah
Photo: Astra Honda Motor

TRENOTO – Setelah dua bulan mengalami penurunan karena kelangkaan chip semikonduktor, penjualan motor Juli 2022 kembali menunjukan tren positif karena mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. 

Seperti dilansir data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor secara wholesales (pabrik ke dealer) pada Juli 2022 berada di angka 326.452 unit.

Angka tersebut mengalami peningkatan 10 persen dibandingkan periode yang sama bulan lalu. Tercatat, penjualan sepeda motor pada Juni 2022 berada di angka 296.334 unit.

Photo : Pribadi

Dari tiga model yang ditawarkan, skuter matik (skutik) masih mendominasi penjualan dengan pangsa pasar mencapai 86.99 persen. Selanjutnya terdapat segmen bebek dengan pangsa pasar 7.43 persen dan sport 5.58 persen.

Namun, penurunan penjualan terjadi dari sisi ekspor. AISI menyebut, penurunan untuk penjualan ke luar negeri berada di angka 0.27 persen bila dibandingkan Juni 2022. 

Khusus Juli 2022 ekspor yang mampu dikukuhkan berada di angka 71.420 unit, sedangkan bulan keenam tahun ini hanya berhasil mencatatkan 71.618 unit.  

Dari data yang ada diketahui ekspor kendaraan mendominasi masih dipegang skutik dengan persentase mencapai 70.6 persen, disusul sport di angka 18.3 persen dan bebek 11.1 persen.

Bila bicara akumulatif, penjualan motor sejak Januari hingga Juli 2022 di Indonesia berhasil menyentuh angka 2.573.079 unit. Sedangkan pencapaian ekspor berada di angka 417.967 unit.

Terdapat lima merek kendaraan yang terdaftar menjadi anggota, Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, potensi peningkatan penjualan motor di 2022 masih terbuka lebar. Terlebih pertumbuhan penjualan tahun lalu naik cukup signifikan.

Photo : 123RF

"Kami harapkan tren positif ini berlanjut ke 2022 yang kami prediksi akan tumbuh 2 hingga 8 persen atau 5,1 juta hingga 5,4 juta unit. Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait,” kata Sigit beberapa waktu lalu.

Tercatat, penjualan motor sepanjang 2021 berhasil mengukuhkan angka penjualan 5.057.516 unit. Angka tersebut mengalami peningkatan hingga 38 persen dibandingkan 2020. 

Kenaikan yang terjadi menjadi buktinya adanya perbaikan dan peningkatan penjualan di sektor otomotif setelah pandemi Covid-19 terjadi secara global. Meski belum pulih sepenuhnya,  industri sepeda motor mampu bangkit di 2021 meski tak mendapatkan insentif PPnBM seperti kendaraan roda empat.

Artikel Terkait