Polisi Selidiki Video Jalan Jenderal Sudirman untuk Balap Liar

Polisi memastikan akan melakukan pemeriksaan terhadap video yang menampilkan penutupan Jalan Jenderal Sudirman untuk balap liar

Polisi Selidiki Video Jalan Jenderal Sudirman untuk Balap Liar
Photo: @merekamjakarta
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 20 Februari 2022 | 16:48 WIB

TRENOTO – Pihak Kepolisan menegaskan akan melakukan penyelidikan terhadap penutupan ruas jalan Jenderal Sudirman oleh sejumlah pengendara sepeda motor. Aksi tersebut direkan oleh seorang pengguna jalan serta menjadi viral di media sosial.

Dari video yang beredar, terlihat sejumlah motor berbaris menyamping menutupi seluruh lajur jalan dan berlangsung kurang lebih sekitar 1 menit. Setelah berbaris, para pemotor pin kemudian seperti menunggu instruksi kemudian langsung memacu kendaraannya bersamaan seperti layaknya balapan motor.

“Ayo bang! Gas bang, gas!! Teriak seseorang dalam video tersebut.

Photo : Pribadi

Terkait kejadian ini Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan. Ia pun menegaskan akan menyesuaikan dengan video pada kamera E-TLE.

“Video ini sedang kita pelajari. Kita cocokan juga dengan data E-TLE,” tegasnya.

Video penutupan ruas jalan Jenderal Sudirman untuk balap liar oleh sejumlah pemotor ditampilkan oleh akun Instagram @merekamjakarta. Dalam caption disebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, 18 Februari 2022 pada pukul 01.00 WIB.

Aksi tersebut tentunya cukup mengecewakan karena selama ini pihak kepolisian telah berjuang untuk menghilangkan balap liar di DKI Jakarta. Terlebih pihak Kepolisian khususnya Polda Metro Jaya sudah memberikan wadah sendiri untuk para pembalap jalanan melakukan hobinya di lintasan khusus.

Photo : pribadi

Wadah tersebut adalah street race yang telah diselenggarakan di Ancol pada bulan Januari 2022 lalu. Penyelenggaraannya pun terbilang cukup sukses karena berhasil menjaring ratusan peserta dari berbagai daerah.

Street Race sendiri rencananya akan dilangsungkan setiap bulan di lokasi berbeda, hingga ke wilayah satelit DKI jakarta seperti Tangerang dan Bekasi. Dengan demikian maka masyarakat akan lebih mudah menjangkaunya.

Sayangnya karena pandemi Covid-19 kembali meninggi, penyelenggaraan pun akhirnya ditunda hingga waktu yang belum dipastikan. Padahal sejumlah lokasi penyelenggaraan sudah ditetapkan oleh pihak Kepolisian.

Meski demikian pihak kepolisian menegaskan akan kembali menyelenggarakan kembali kegiatan bila kondisi pandemi membaik. Mereka juga berencana untuk membuat Street Race menjadi lebih baik bila dibandingkan penyelenggaraan perdana di Ancol pada Januari lalu.

Artikel Terkait