Risiko Mencampur Minyak Rem Berbeda Warna

Minyak Rem dipasarkan dengan warna berbeda-beda setiap pabrikan, namun tidak disarankan untuk dicampur meskipun memiliki DOT sama

Risiko Mencampur Minyak Rem Berbeda Warna
Photo: 123RF

TRENOTO – Minyak rem memiliki peran vital pada kendaraan bermotor karena fungsinya berkaitan dengan keselamatan. Untuk membuat kendaaraan berhenti sesuai kebutuhan pengemudi, seluruh komponen pengereman harus berfungsi dengan baik.

Adapun pada pengereman kendaraan dengan model cakram khususnya, komponennya antara lain piringan cakram, kaliper, kampas, kabel, pedal hingga minyak rem.

Dalam kesempatan ini, kami akan membahas fungsi dari minyak rem pada kendaraan khususnya motor. Produk berbahan cairan tersebut memegang peranan penting dalam mengontrol kecepatan kendaraan.

Fungsi Minyak Rem

Meskipun kerap dianggap tidak populer, minyak rem berfungsi untuk mendorong piston di dalam kaliper. Piston yang didorong minyak rem sesuai dengan kebutuhan pengendara berdasarkan tekanan dari pedal, akan menimbulkan panas akibat gesekan.

Panas dari gesekan, bisa menurunkan kemampuan dari minyak rem motor. Maka dari itu, dibutuhkan minyak berkualitas tinggi yang tahan terhadap panas berlebih.

Selain itu, selang atau kabel rem juga harus memiliki kualitas baik agar tidak mudah pecah karena terkena panas berlebih. Begitupun kampas dan piringan cakram harus berkualitas baik agar proses pengereman kendaraan berjalan lancar.

Setelah mengetahui fungsinya pada mobil, pengetahuan selanjutnya yang juga perlu diketahui adalah jenis-jenisnya. Di pasaran, jenis minyak rem disimbolkan dengan DOT yang merupakan satuan titik didih.

Artikel Terkait