13 Ruas Jalan Jakarta Disekat Guna Cegah Balap Liar dan SOTR

Polda Metro Jaya menetapkan 13 ruas jalan Jakarta disekat untuk mencegah adanya balap liatr dan SOTR

13 Ruas Jalan Jakarta Disekat Guna Cegah Balap Liar dan SOTR
Photo: Trenoto

TRENOTO – Selama bulan Ramadhan, Polda Metro Jaya akan melakukan pengawasan khusus terhadap 13 ruas jalan Jakarta. Pengawasan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kegiatan sahur on the road (SOTR) yang marak dilakukan di bulan Ramadhan.

Kegiatan sahur on the road sejatinya adalah sebuah kegiatan yang lumrah dilakukan saat bulan Ramadhan. Sayangnya, kegiatan tersebut berpotensi menyebabkan kerumuman dan bahkan diikuti oleh kegiatan yang melanggar hukum.

Beberapa kali terjadi kegiatan SOTR justru diikuti oleh balap liar dan bahkan terjadi tawuran antar warga. Banyanya hal negatif yang berpotensi disebabkan oleh kegiatan ini pun membuat Kepolisian melakukan beragam tindakan pencegahan.

Photo : Istimewa

Salah satu langkah yang dilakukan tahun ini adalah dengan filterisasi atau penyekatan di beberapa lokasi yang dinilai rawan. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan mengurungkan niat untuk melakukan aksi-aksi pelanggaran hukum.

Kombes Endra Zulpan, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa filterisasi di 13 kawasan tersebut akan dilakukan setiap malam. Penyelenggaraan dimulai pukul 01.00 WIB sampai 05.00 WIB.

“Sudah dimulai sejak Sabtu (2/4/2022) dini hari tadi (mulai) pukul 01.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB,” ujar Zulpan saat dikonfirmasi.

13 Ruas Jalan yang Disekat atau Fileterisasi selama Ramadhan

  • Kawasan Banjir Kanal Timur
  • Jalan Sudirman-Thamrin
  • Jalan Asia Afrika
  • Kawasan SCBD
  • Jalan Mahakam-Bulungan
  • Jalan Gunawarman
  • Kawasan Monumen Nasional
  • Kawasan Kemayoran
  • Kawasan PIK 2
  • Kawasan Danau Sunter
  • Kawasan Kota Tua
  • Kawasan Kemang
  • Jalan Layang Non Tol Antasari

Photo : Trenoto

Dalam melakukan kegiatan ini, Polda Metro Jaya akan mengerahkan sedikitnya 2.375 personel. Jumlah tersebut diharapkan cukup untuk memastikan tidak adanya masyarakat yang melanggar kebijakan pembatasan tersebut.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengantisipasi segala jenis gangguan kamtibmas selama Ramadan 1443 Hijriah. Gangguan tersebut di antaranya adalah balapan liar, petasan, tawuran, sahur "on the road", dan sebagainya.

"Saya minta para Kapolres, pejabat utama Polda Metro Jaya, untuk membantu habis pengamanan wilayah yang ada di DKI Jakarta, agar suasana aman, nyaman, khidmat, dan khusyu," tegas Fadil seperti dilansir Antara.

Artikel Terkait