4 Cara Mudah Mendeteksi Oli Palsu yang Merusak Mesin

4 cara mudah mendeteksi oli palsu yang merugikan konsumen karena bahan dasarnya pembuatannya tidak jelas

4 Cara Mudah Mendeteksi Oli Palsu yang Merusak Mesin
Photo: Pertamina Lubricants

TRENOTO – Oli palsu bisa merugikan konsumen karena dibuat tanpa standar khusus dan umumnya menggunakan bahan dasar pelumas bekas. Dampaknya pada mesin kendaraan bisa merusak komponen di dalamnya.

PT Pertamina Lubricants (PTPL) berkomitmen untuk selalu menghadirkan produk pelumas berkualitas tinggi. Adapun standar pabriknya sendiri sudah berkelas dunia sehingga bisa diandalkan dalam memproduksi pelumas untuk segmen otomotif maupun industri.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan produk terbaik bagi konsumen dan masyarakat. Dengan banyaknya kasus pelumas palsu belakangan ini kami mendukung upaya yang dilakukan penegak hukum,” ucap Werry Prayogi, Direktur Utama PTPL dalam siaran persnya (07/06).

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menindak tegas para pelaku pemalsuan. Hal tersebut dikatakan karena sebagai bagian dari perlindungan konsumen.

Photo : Pertamina Lubricants

Lebih lanjut dikatakan kerugian atas pelumas palsu bukan hanya dirasakan oleh konsumen. Namun juga dialami oleh negara dan masyarakat secara keseluruhan.

“Secara jangka pendek pelumas palsu dapat menurunkan performa mesin, karena tidak melumasi mesin dengan baik. Secara jangka panjang membuat umur mesin lebih pendek dan banyak parts yang harus diganti lebih dini,” tutur Nurudin, Technical Specialist PTPL.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kasus pemalsuan pelumas pada mesin diesel dapat langsung merusak mesin. Karena oli palsu dibuat tanpa additive detergent khusus untuk mesin diesel.

Sama halnya pada pelumas industri yang spesifik seperti kompresor. Pelumas palsu jenis ini bisa langsung merusak sistem kompresor.

“Produk kami sudah mengantungi sertifikasi SNI untuk berbagai varian otomotif dan industri. Semakin banyaknya pelumas SNI, maka perlindungan konsumen semakin terjaga karena mutunya lebih terkontrol,” ungkap Werry.

Pelumas Pertamina ditunjang dengan sumber daya baik human capital, technology, knowledge, financial, production facility dan R&D yang andal. Adapun pelumas Pertamina disebutkan telah mengantungi lisensi dari API, ACEA, JASO dari Original Engine Manufacturer (OEM).

Photo : Pertamina Lubricants

Berikut 4 Cara Mudah Mendeteksi Oli Palsu Khususnya Produk Pertamina

  1. QR Code di setiap produk masing-masing memiliki kode unik yang berbeda
  2. Tutup botol pada bagian atasnya terdapat hologram original halus dengan karakter titik (dot). Dibaca dengan kemiringan 45 derajat.
  3. Tutup dan leher botol – terdapat 8 digit nomor batch dengan posisi lurus tegak dan sejajar
  4. Tampilan dengan teknologi triple layer saat botol dibuka, tampilan warna kemasan bagian dalam berbeda dengan luar.

Lalu selain memperhatikan ciri di atas, konsumen juga dihimbau untuk melakukan pembelian di bengkel terpercaya atau outlet resmi Pertamina Lubricants seperti SPBU, Olimart dan Enduro Express.

Artikel Terkait