Ada SIM Gratis Untuk Warga Kelahiran 1 Juli, Begini Caranya

Polisi berikan SIM gratis untuk warga kelahiran 1 Juli sebagai perayaan hari ulang tahun Bhayangkara

Ada SIM Gratis Untuk Warga Kelahiran 1 Juli, Begini Caranya
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Merayakan ulang tahun Bhayangkara ke 76 tahun, Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Djoni Widodo menegaskan pihaknya akan memberikan surat izin mengemudi (SIM) secara gratis bagi warga yang lahir pada 1 Juli.

"Kami mensyaratkan pembuatan SIM gratis untuk warga yang lahir tanggal 1 Juli karena bertepatan dengan peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) Bhayangkara," kata Djoni dilansir Antara (17/6/2022).

Selain tanggal lahir, Djoni mengatakan terdapat syarat lain yang harus dipenuhi pemohon saat melakukan pembuatan SIM gratis, yakni usia minimal 17 tahun. Meski demikian, tak semua warga bisa melakukan pembuatan SIM gratis karena pihak kepolisian hanya menyiapkan 76 kuota sesuai dengan umur perayaan ulang tahun di 2022.

Photo : NTMC Polri

"Karena peringatan HUT Bhayangkara ini yang ke 76, maka kita akan memberikan SIM gratis untuk 76 warga NTB," tegasnya.

Bagi warga yang ingin melakukan pembuatan SIM secara gratis bisa datang langsung ke kantor polres dengan menunjukkan data diri berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan akta kelahiran.

Selain pembuatan SIM gratis, perayaan HUT Bhayangkara Ke-76 juga dirayakan dengan memberikan helm gratis kepada warga yang taat berlalu lintas. Pemberian helm akan dilakukan di setiap kegiatan pengamanan arus lalu lintas di seluruh kabupaten/kota.

Photo : Trenoto

Cara Pembuatan SIM

  1. Datang ke Satpas terdekat. Jangan lupa untuk membawa semua persyaratan seperti KTP asli dan fotokopi.
  2. Ambil atau beli formular pembuatan SIM.
  3. Meski tidak diwajibkan, sebaiknya bayar premi asuransi sebesar Rp30.000
  4. Isi formular permohonan dengan benar dan lengkap kemudian serahkan kembali pada petugas di loket yang tersedia.
  5. Tunggu nama dipanggil oleh petugas. Setelah dipanggil, pemohon akan diminta untuk melakukan ujian teori dan praktek.
  6. Pada ujian teori, pemohon akan diminta menjawab beberapa pertanyaan seputar rambu lalu lintas, marka jalan dan peraturan berkendara. Bila tidak lulus maka pemohon akan diberi kesempatan mengulang setelah waktu tujuh hari, 14 hari dan 30 hari.
  7. Pada ujian praktik, pemohon akan diminta mengendari kendaraan bermotor di lapangan terbuka milik Satpas SIM. Ujian praktik ini disesuaikan dengan jenis SIM yang akan dibuat.
  8. Bila lulus maka pemohon akan diminta menunggu kembali untuk foto dan pengambilan sidik jari.
  9. Bila sudah selesai maka pemohon tinggal menunggu untuk SIM selesai dicetak.

Artikel Terkait