Airbag Mobil, Sejarah dan Perkembangannya

Airbag mobil sudah mulai dikembangkan hampir 70 tahun lalu dan sudah menyelamatkan banyak nyawa seiring dengan perkembangannya

Airbag Mobil, Sejarah dan Perkembangannya
Photo: Istimewa

TRENOTO – Keselamatan berkendara selalu menjadi isu utama seiring dengan perkembangan yang terjadi di dunia otomotif. Semakin canggih mobil, motor atau kendaraan lain yang dibuat, pengembangan fitur keselamatan tentu akan selalu mengiringinya.

Salah satu fitur keselamatan yang terus mengalami evolusi adalah airbag. Secara umum, kantung udara yang merupakan sistem keselamatan pasif memiliki fungsi untuk mengurangi cedera benturan penumpang saat terjadi kecelakaan.

Bantalan yang diisi oleh gas nitrogen ini biasa terpasang di roda kemudi, dasbor, pintu, atap hingga kursi penumpang. Trigger atau picu kerja dari airbag adalah sensor tabrak yang ditanam di mobil dan kemudian memicu ekspansi cepat gas nitrogen di kantung udara. Saat kantung mengembang akan menjadi pelindung penumpang dari permukaan atau benda keras.

Photo : Istimewa

Airbag Mobil Mulai Dikembangkan 70 Tahun Lalu

Airbag mobil mulai dikembangakan 70 tahun lalu atau tepatnya saat Walter Linderer dan John Hetrick mengajukan permohonan paten pada tahun 50an. 

Paten airbag Linderer seperti yang disebutkan ThoughtCo. memiliki dasar pada sistem udara terkompresi baik dilepaskan saat benturan pada bemper atau dilepaskan pengemudi. Sementara paten airbag Hetrick disebutkan sebagai rakitan bantalan keselamatan untuk kendaran yang juga berdasarkan udara terkompresi.

Artikel Terkait