Alasan Masyarakat Enggan Gunakan Kendaraan Listrik

Ada banyak alasan mengapa masyarakat enggan gunakan kendaraan listrik dalam membantu mobilitasnya sehari-hari

Alasan Masyarakat Enggan Gunakan Kendaraan Listrik
Photo: 123rf

TRENOTO – Transisi menuju era elektrifikasi semakin digencarkan di berbagai negara. Di Indonesia sendiri sudah ada sejumlah kebijakan yang mendukung hal tersebut.

Misalnya izin atau sertifikasi untuk bengkel yang ingin melakukan konversi motor konvensional ke listrik. Pemerintah juga mengeluarkan instruksi agar pejabat menggunakan mobil elektrifikasi sebagai kendaraan dinas.

Infrastruktur pendukung seperti charging station terus dibangun agar mudah ditemukan masyarakat. Kemudian disediakan pula Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh terminal tipe A dan stasiun kereta api.

Photo : TrenOto

Pilihan kendaraan listrik juga semakin beragam di Indonesia. Mulai dari mobil Rp200 jutaan, hingga motor yang bisa dibeli dengan budget Rp15 jutaan.

Namun masyarakat enggan gunakan kendaraan listrik karena beragam alasan. Di antaranya adalah karena kendala harga dan kekhawatiran terhadap cara perawatannya yang berbeda dari kendaraan konvensional.

Hal ini sebelumnya pernah diutarakan oleh Moeldoko, Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo). Menurutnya, ekosistem kendaraan listrik sendiri masih baru di Indonesia. Salah satu hal yang bisa dilakukan agar masyarakat mau berpindah adalah dengan edukasi.

“Ini masyarakat masih ragu-ragu jangan-jangan nanti beli motor, beli mobil charging-nya sulit. Nah ini sudah mulai gencar, pemerintah gencar, swasta juga gencar,” ucap Moeldoko, dikutip dari Antara.

Artikel Terkait