Bahu Jalan Tol, Tak Boleh Jadi Tempat Istirahat

Bisa digunakan dalam kondisi darurat, bahu jalan tol memiliki aturan yang perlu diketahui pengemudi mobil

Bahu Jalan Tol, Tak Boleh Jadi Tempat Istirahat
Photo: Toyota Astra Motor

TRENOTO – Kecelakaan di bahu jalan tol bisa terjadi apabila pengemudi tak memperhatikan kondisi sekitar ketika menyalip. Tak hanya itu, fungsi jalan yang disalahgunakan juga menjadi penyebab utama hal ini bisa terjadi. 

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol, terdapat aturan jelas terkait fungsi bahu jalan. Salah satunya, diperuntukkan bagi kendaraan yang mengalami kondisi darurat. 

Keadaan ini biasanya disebabkan oleh kerusakaan mesin sehingga mobil tak bisa melanjutkan perjalanan atau pengemudi harus melihat kondisi muatan serta memperbaikinya. 

Fisik pengemudi yang mengalami ganguan juga mewajibkan kendaraan berhenti sejenak di bahu jalan. Tak boleh terlalu lama berhenti, kendaraan harus segera melaju apabila masalah sudah diperbaiki.

Selain itu, bahu jalan juga harus streril dari kegiatan apapun termasuk digunakan pengemudi yang lelah untuk istirahat dan menyalip kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.

Photo : Toyota Astra Motor

Cari Rest Area Saat Kondisi Darurat

Jangan sampai mogok, pengemudi sebaiknya melakukan antisipasi apabila terdapat suara aneh dari area tertentu atau getaran yang tidak biasa. Pertanda kecil pada kendaraan bisa dijadikan acuan bila mobil mengalami masalah sehingga mencari rest area terdekat untuk melakukan pengecekan bisa menjadi solusi. 

Sebelum menemukan tempat istirahat yang tepat, pengemudi perlu mengurangi kecepatan dan melaju di jalur paling kiri. Amati panel instrumen untuk melihat apakah ada sesuatu yang tidak beres.

Segera lakukan pengecekan bila sudah berada di dalam rest area dan pastikan tidak ada masalah pada kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan.

Artikel Terkait