Beli Pertalite Pakai MyPertamina Hanya Berlaku Untuk Mobil

Agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran, beli pertalite pakai MyPertamina hanya berlaku bagi mobil

Beli Pertalite Pakai MyPertamina Hanya Berlaku Untuk Mobil
Photo: Pertamina

TRENOTO – Mulai membuka pendaftaran, PT Pertamina (Persero) menegaskan bila konsumen yang harus melakukan pendaftaran melalui platform digital MyPertamina saat membeli bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi berlaku khusus kendaraan roda empat.

"Kami tegaskan tidak wajib memiliki aplikasi MyPertamina, namun wajib mendaftar pada website subsiditepat.mypertamina.id dan ini khusus untuk kendaraan roda empat," kata Niaga Irto Ginting selaku Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra dalam konferensi pers di Jakarta.

Pada tahap ini, perusahaan BUMN tersebut akan fokus pada pencocokan data antara pemilik kendaraan yang mendaftarkan diri dengan dokumen dan data kendaraan miliknya.

Setelah berhasil terdaftar, masyarakat akan mendapatkan kode QR yang diterima melalui notifikasi pada laman subsiditepat.mypertamina.id ataupun melalui surat elektronik. Nantinya, kode QR tersebut bisa dicetak dan dibawa ke SPBU saat melakukan pembelian BBM subsidi khususnya pertalite dan solar.

Photo : MyPertamina

Hal ini juga mempermudah masyarakat karena tak perlu mendownload aplikasi MyPertamina atau membawa ponsel saat melakukan pengisian BBM di SPBU.

Dalam keterangan resminya, Pertamina juga menjelaskan bila pihaknya membuka pendaftaran kendaraan dan identitas bagi para pemilik kendaraan terhitung mulai 1 Juli 2022 sampai 30 Juli 2022.

Selama masa pendaftaran dan transisi tersebut, konsumen masih bisa membeli Pertalite dan Solar secara manual. Terkait pendaftaran, Irto memastikan pelaksanaan melalui laman tersebut tidak akan menyulitkan masyarakat dan melindungi konsumen yang memang membutuhkan subsidi energi.

Photo : istimewa

Ia juga menjelaskan bila tujuan pendaftaran ini ialah memastikan subsidi energi yang tepat sasaran, sehingga anggaran yang sudah dialokasikan pemerintah bisa tersalurkan tepat sasaran.

"Kami berharap data ini bisa digunakan untuk menetapkan kebijakan energi bersama pemerintah serta dapat mencegah potensi terjadinya potensi penyalahgunaan atau kasus penyelewengan BBM subsidi di lapangan," ujar Irto.

Saat ini Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta sistem untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar secara tepat sasaran.

Uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota maupun kabupaten yang tersebar di lima provinsi yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Artikel Terkait