Formula E, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Ancol

Berlangsung sabtu besok, polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Ancol terkait ajang balap Formula E

Formula E, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Ancol
Photo: Fia Formula E

TRENOTO – Siap berlangsung Sabtu (4/6/2022), rekayasa lalu lintas di kawasan Ancol, Jakarta Utara akan diberlakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan parah akibat Formula E.

Melihat hal ini, Polda Metro Jaya turut memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari kawasan wisata tersebut selama acara balap mobil listrik berlangsung.

"Kami tentu berharap batasan kegiatan tersebut masyarakat juga bisa menghindari seputar Ancol untuk mengantisipasi kemacetan mengingat panitia penyelenggara menyampaikan kepada kita tiket yang dipasarkan sudah sold out atau terjual habis," kata Kombes Pol Endra Zulpan, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Photo : Fia Formula E

Zulpan juga menegaskan bila polisi akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar kawasan pintu masuk Ancol. Kebijakan ini berlaku bagi penonton yang ingin menyaksikan Formula E.

"Ditlantas sudah bekerja sama dengan penyelenggara untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan," ujarnya. 

Selama acara berlangsung, Zulpan mengaku bila Polda Metro Jaya akan mengerahkan 1.778 personel untuk membantu mengamankan jalannya acara.

"Kita berharap acara tersebut berjalan dengan lancar dan tidak terjadi gangguan akibat kecelakaan," tuturnya.

Sebelumnya, Gunung Kartiko selaku Vice Managing Director Formula E Jakarta menyebut pembeli tiket mayoritas didominasi Warga Negara Asing (WNA).

Photo : Mandalika

Secara persentase 21 persen pembeli tiket didominasi Warga Negara Indonesia (WNI). Terdapat pula pembeli dari Jepang  sebesar 9,4 persen, Australia 9,1 persen, Amerika 6,1 persen, Filipina 6,1 persen, India 6,1 persen, Italia 6,1 persen, Britania Raya 6,1 persen.

Selanjutnya ada Malaysia 3 persen, Turki 3 persen, Tunisia 3 persen, Polandia 3 persen, Norwegia 3 persen, Argentina 3,0 persen.

Mampu menarik penoton mancanegara, hadirnya Warga Negara Asing (WNA) diharapkan mampu memberikan pendapatan negara melalui devisa. 

"Sehingga diharapkan itu membawa devisa tentunya masuk ke Indonesia," kata Gunung.

Gunung juga menyebut bila tiket untuk kelas VIP sudah ludes terjual. Secara total, tiket yang tersedia untuk kelas ini mencapai 1.050 tiket.

"VIP tiket sudah sold out 100 persen. VIP itu artinya ada 3 ombak laut, segarra dan jimbaran," kata Gunung.

Artikel Terkait