Ganjil Genap Bandung dan Bogor, Ribuan Kendaraan Diputarbalik

Kasus positif Covid-19 yang mengalami kenaikan, sistem ganjil genap Bandung dan Bogor kembali diterapkan

Ganjil Genap Bandung dan Bogor, Ribuan Kendaraan Diputarbalik
Photo: NTMC

TRENOTO – Sistem ganjil genap Bandung dan Bogor kembali diterapkan akhir pekan lalu. Tercatat, ribuan kendaraan harus diputar balik petugas karena pelat kendaraan yang digunakan tak sesuai. 

Khusus wilayah bandung, Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat 2.041 kendaraan harus putar balik di lima gerbang tol (GT), di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
 
Asep Kuswara, Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung  menyebut, kelima GT tersebut ialah Pasteur, Pasirkoja, Kopo, Muhammad Toha, dan Buahbatu. 
 
"Sejauh ini ada sebanyak 10.778 kendaraan yang diperiksa, dari jumlah tersebut sebanyak 2.041 kendaraan diputarbalikkan," kata Asep.

Data tersebut didapat setelah dua hari pemberlakuan ganjil genap yakni Jumat (11/2/2022) dan Sabtu (12/2/2022). Pemeriksaan akan dilakukan apabila Kendaraan tak memiliki pelat nomor selain pelat D. 

Setelah itu, kendaraan akan diputarbalikkan jika angka terakhir tidak sesuai dengan tanggal tersebut.

“Misalnya, tanggal 12 yang merupakan tanggal genap, maka kendaraan selain tanggal genap akan diputarbalikkan," katanya. 

Photo : Antara

Wilayah Bogor

Selain itu, sistem ganjil genap juga berlaku di wilayah Bogor. Komisaris Galih Apria, Kasatlantas Polresta Bogor Kota mengatakan, kebijakan ganjil genap merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. 

"Ganjil genap dilakukan secara acak di enam titik Kota Bogor, diharapkan ganjil genap ini disiplin menunda satu hari saja untuk pergi ke Kota Bogor," katanya, dilansir Antara.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, terdapat 5.779 kendaraan yang masih berusaha melintas dengan pelat nomor ganjil di tanggal genap akhir pekan lalu. Kendaraan tersebut terdiri atas 3.532 sepeda motor dan 2.247 mobil. 

Pengecekan dilaksanakan di enam titik jalan yakni di depan toko elektronik Irama Nusantara Jalan Merdeka, SPBU Veteran di Jalan Veteran, Simpang Batutulis, Bundaran Air Mancur, Rumah Makan Bumi Aki dan Simpang Baranangsiang.

Pemberlakuan ganjil genap dilakukan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat dan mencegah laju lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. Khusus Kota Bandung tercatat 4.569 kasus aktif Covid-19 karena adanya penambahan kasus harian hingga 800 jiwa.

Hal serupa juga terjadi di wilayah Bogor, dalam satu hari kasus Covid-19 mencapai 600 kasus. Hal ini membuat status PPKM naik ke level 3 pada Februari 2022.

Artikel Terkait