Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor Diperpanjang, Ini Aturannya

Insentif PPnBM kendaraan bermotor resmi diperpanjang, keputusan tertuang dalam PMK Nomor 5/PMK.010/2022

Insentif PPnBM Kendaraan Bermotor Diperpanjang, Ini Aturannya
Photo: pribadi

TRENOTO – Dukungan terhadap industri otomotif diberikan pemerintah melalui perpanjangan insentif PPnBM DTP atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah . 

Keputusan ini tertuang dalam PMK Nomor 5/PMK.010/2022 tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah berupa Kendaraan Bermotor Tertentu Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022. Keputusan ini ditetapkan pada 2 Februari 2022.

Mengalami beberapa revisi, PMK berisi peraturan baru terkait insentif dan telah disesuaikan dengan kondisi pemulihan sektor otomotif ke depan.

"Dengan berlanjutnya insentif PPnBM DTP, kinerja sektor otomotif yang strategis bagi perekonomian diharapkan terus menguat dan mampu kembali mencapai tingkat penjualan dan produksi pada level sebelum pandemi atau bahkan lebih baik di tahun 2022," kata Febrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. 

Perpanjangan insentif PPnBM DTP berada dalam koridor keberlanjutan program Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2022. Program PEN 2022 akan dilanjutkan dengan fokus pada penciptaan lapangan kerja serta melanjutkan penanganan kesehatan dan perlindungan masyarakat.

Insentif fiskal yang terukur diharapkan dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi. Tercatat, tingkat pertumbuhan pada triwulan IV 2021 mencapai 5,02 persen secara year on year. 

Photo : 123RF

Pertumbuhan perdagangan kendaraan Bermotor berhasil naik dari kontraksi 14,1 persen pada 2020 menjadi meningkat 12,1 persen pada 2021. Begitu juga dari sisi produksi industri alat angkutan. 

Bila sebelumnya mengalami kontraksi 19,9 persen pada 2020, peningkatan 17,8 persen berhasil terjadi pada 2021. 

“Kebijakan insentif PPnBM DTP penjualan mobil telah berhasil mendorong pemulihan sisi permintaan yang diikuti dengan peningkatan sisi supply," ujar Febrio.

Artikel Terkait