Jalan Tol, Makna dan Sejarahnya di Indonesia

Jalan tol di Indonesia memiliki sejarah panjang yang belum banyak diketahui orang khususnya pengguna jalan

Jalan Tol, Makna dan Sejarahnya di Indonesia
Photo: Antara

TRENOTO – Jalan tol secara harfiah bukan berarti jalan bebas hambatan. Tol sendiri sebenarnya memiliki singkatan dan terdapat sejarah di dalamnya.

Dilansir dari laman resmi Daihatsu, jalan tol merupakan singkatan dari Tax on Location. Oleh karena itu, setiap kendaraan yang melintas dipungut biaya yang berbeda-beda.

Jalan tol di Indonesia hanya diperuntukkan kendaraan roda empat atau lebih. Motor hingga kendaraan roda tiga tidak diperkenankan masuk jalan tol, kecuali dalam keadaan darurat dan seizin petugas misalnya banjir.

Sejarah Jalan Tol di Indonesia

Indonesia memiliki jalan tol pertama yakni pada 1978 bernama Jagorawi yang merupakan singkatan dari Jakarta – Bogor – Ciawi. Pembuatan jalan tol pertama di Tanah Air ini merupakan hasil pinjaman luar negeri dan diserahkan pada PT Jasa Marga.

Jalan tol pertama di Indonesia ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 9 Maret 1978. Untuk membangun ruas jalan sepanjang 52 kilometer ini menghabiskan dana sebesar Rp16 miliar.

Pada saat diresmikan, pembangunan jalan tol Jagorawi baru mencakup rua Jakarta – Citeureup. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh para pengendara mobil yang biasanya melalui jalur Cibinong atau Parung dari Bogor ke Jakarta atau sebaliknya.

Kala itu terdapat delapan pintu masuk yang bisa digunakan para pengguna jalan. Disebutkan bahwa jalan tol Jagorawi bisa menampung hingga 50 ribu kendaraan setiap harinya.

Photo : 123RF

Jalan tol ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Bahkan jumlah lajurnya terus ditambah guna menyiasati kepadatan pada jam sibuk atau akhir pekan.

Sekarang jalan tol sudah menggunakan sistem otomatisasi untuk sistem pembayaran. Para penggunanya, wajib melakukan pembayaran dengan uang elektronik atau e-money.

Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Di Indonesia hingga akhir 2020 terdapat sekitar 1.550 kilometer jalan tol yang telah dioperasikan. Jal tol ini menghubungkan akses antar provinsi secara aktif.

Berikut ini jalan tol terpanjang di Indonesia seperti dilansir laman resmi Daihatsu Indonesia.

  • Jalan Tol Terpeka

Jalan tol Terpeka menghubungkan ruas Terbangtinggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung. Ini merupakan lanjutan dari tol Bakauheni – Terbangtinggi Besar.

Untuk pembangunannya menghabiskan dana Rp21.95 triliun dan memakan waktu hingga 2 tahun. Wilayahnya terbagi atas Terbangtinggi Besar, Lampung Tengah, Kayu Agung dan Ogan Komering Ilir.

  • Jalan Tol Bakter

Ruas jalan tol Bakter (Bakauheni – Terbangtinggi Besar) juga merupakan salah satu yang terpanjang. Panjang jaraknya mencapai 140.9 kilometer dan pembangunannya menghabiskan dana Rp16.7 triliun.

  • Jalan Tol Permai

Jalan tol Pekanbaru – Dumai dibangun sepanjang enam seksi dan mencapai 131 kilometer. Jalan tol ini memiliki 10 tempat peristirahatan dan pelayanan.

Artikel Terkait