Jumlah Kamera e-TLE di Jakarta akan Ditambah 70 unit

Jumlah kamera e-TLE di Jakarta akan ditambah sebanyak 70 unit dan disebar diberbagai lokasi padat aktivitas

Jumlah Kamera e-TLE di Jakarta akan Ditambah 70 unit
Photo: NTMC Polri
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 23 September 2022 | 05:41 WIB

TRENOTO – Polda Metro Jaya berencana untuk menambah jumlah kamera e-TLE di wilayah hukumnya pada 2023. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya akan ada 70 kamera tambahan dipasang di berbagai lokasi.

Hal ini disampaikan oleh Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya siang hari tadi. Dengan penambahan jumlah kamera maka diharapkan kedisiplinan masyarakat akan lebih baik ke depannya.

“Pada 2023 ada 70 titik yang akan ditambahkan. Wilayah Jakarta Raya selama 24 jam ada aktivitas masyarakat jadi kamera e-TLE ini dipasang menyeluruh,” ungkapnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Photo : NTMC Polri

70 kamera tersebut nantinya akan terpasang di ruas jalan yang belum memiliki e-TLE. Wilayah itu mulai jalan protokol hingga ruas jalan penyangga menuju Jakarta.

Selain itu, Latif mengatakan penindakan elektronik itu nantinya bakal terus dikembangkan sehingga seluruh ruas jalan di Jakarta dan wilayah aglomerasi telah terpasang e-TLE. Setelah mayoritas ruas jalan terpasang maka penilangan manual di jalan akan ditiadakan.

“Ketika ruas jalan telah terawasi tidak boleh ada lagi tilang manual. Tapi, karena saat ini ada beberapa ruas jalan belum terpasang jadi tetap harus pengawasan manual,” katanya.

Hadir di Seluruh Indonesia

Photo : NTMC Polri

Sebelumnya diberitakan sudah ada penambahan 8 Polda yang menerapkan tilang elektronik. Ke 8 Polda tersebut adalah Polda Aceh, Polda Kepulauan Riau, Polda Kalimantan Utara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Barat, Polda Sulawesi Utara, Polda Maluku dan Polda Maluku Utara.

Kehadiran di 8 Polda tersebut pun membuat tilang elektronik kini resmi hadir di seluruh Indonesia. Dengan demikian diharapkan kedisiplinan masyarakat akan berkendara dapat meningkat dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Meski sudah hadir di seluruh Polda, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menekankan bahwa tilang elektronik masih harus ditingkatkan. Harapannya ada penerapan di wilayan Kabupaten serta Kota sehingga kedisiplinan masyarakat bisa lebih merata.

“Oleh karena itu kita dorong para Kapolda dan Kapolres untuk melaksanakan koordinasi. Sehingga program ini bisa tergelar sampai jajaran paling bawah,” tegas Sigit.

Tak hanya itu, Ia juga meresmikan ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Dengan demikian tilang elektronik tidak hanya bersifat statis melainkan dapat bergerak di lapangan.

Artikel Terkait