Lokasi SIM Keliling Hari Ini Banyak di Mall Jadi Adem

Lokasi SIM Keliling hari ini tetap tersebar di 9 lokasi berbeda untuk memudahkan akses masyarakat selama bulan Ramadhan

Lokasi SIM Keliling Hari Ini Banyak di Mall Jadi Adem
Photo: Trenoto

TRENOTO – Meski telah memasuki bulan Ramadhan, pelayanan SIM Keliling dipastikan masih akan dioptimalkan. Terlebih, musim mudik akan hadir dan tentunya akan banyak masyarakat yang ingin memperbarui masa berlaku Surat Izin Mengemudinya.

Kondisi ini tentunya akan membuat kepadatan di sejumlah tempat pelayanan perpanjangan SIM bila layanan tidak dioptimalkan. Oleh karenanya, Kepolisian tetap membuka 9 titik SIM Keliling di Jakarta, Bekasi dan Tangerang Selatan.

Photo : NTMC Polri

Perlu diketahui bahwa Surat Izin Mengemudi hanya berlaku selama 5 tahun sehingga masyarakat harus rutin untuk memperpanjangnya. Guna memberi kemudahan, maka Kepolisian membuka fasilitas layanan yang dapat ditempatkan di titik-titik strategis.

Lokasi SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel

Photo : Trenoto

  • Jakarta Timur : Mall Grand Cakung (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Selatan : Kampus Trilogi Kalibata (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Barat : LTC Glodok & Mall Citraland (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Pusat : Kantor Pos Lapangan Banteng (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Bekasi : Carrefour Harapan Indah (waktu operasional 08.00 – 10.00 WIB)
  • Tangsel (Pamulang) : Pamulang Square (waktu operasional 08.00 – 13.00 WIB)
  • Tangsel (BSD) : ITC BSD (waktu operasional 08.00 – 13.00 WIB dan 15.00 – 17.00 WIB)

Namun perpanjangan SIM hanya bisa dilakukan bila pemiliknya tidak terlambat untuk mengurusnya. Pasalnya, bila terlambat melakukannya meski hanya 1 hari maka pemohon diharuskan untuk melakukan prosedur pembuatan kartu baru.

Jangan lupa untuk menyiapkan beberapa berkas, seperti KTP serta SIM lama dengan biaya sebesar Rp80 ribu untuk SIM A dan Rp 75 ribu untuk SIM C. Perlu diingat bahwa besaran biaya tersebut masih belum termasuk biaya periksa kesehatan Rp25 ribu serta asuransi.

Sebelumnya diberitakan bahwa DPR mengusulkan agar biaya perpanjangan SIM dihapuskan guna mengurangi beban masyarakat. Meski demikian usulan tersebut terbilang sulit untuk terwujud karena terkendara dengan beragam aturan.

 “Kalau saya sepakat itu bisa gratis, biaya perpanjangan SIM dan pembuatan SKCK, minimal pada masa pandemi covid-19. Itu bisa membantu masyarakat yang dihadapkan pada persoalan ekonomi,” ucap Habiburokhman, Anggota Komisi III DPR RI, seperti dikutip Antara.

Artikel Terkait