Lokasi SIM Keliling Hari Ini, Jelang Libur Lebaran 2022

Lokasi SIM Keliling hari ini masih hadir di lokasi strategis meski masyarakat sudah mulai mudik ke kampung halamannya

Lokasi SIM Keliling Hari Ini, Jelang Libur Lebaran 2022
Photo: NTMC Polri

TRENOTO – Meski sudah semakin mendekati libur Lebaran 2022, SIM Keliling tetap terus melayani masyarakat dari lokasi-lokasi strategis. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat merasa mudah untuk melakukan kewajibannya.

Setidaknya ada 9 titik di Jakarta, Bekasi dan Tangerang Selatan yang mendapatkan fasilitas tersebut. Penentuan lokasi pun diklaim tidak dilakukan sembarangan karena disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat secara umum.

Photo : NTMC Polri

Persyaratan pun terbilang mudah karena cukup membawa beberapa berkas seperti KTP serta SIM lama dengan biaya sebesar Rp80 ribu untuk golongan A dan Rp 75 ribu untuk golongan C. Perlu diingat bahwa besaran biaya tersebut masih belum termasuk biaya tes psikologi Rp60 ribu, periksa kesehatan Rp25 ribu serta asuransi.

Lokasi SIM Keliling Hari Ini di Jakarta, Bekasi dan Tangsel

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Barat: LTC Glodok & Mall Citraland (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng (waktu operasional 08.00 – 12.00 WIB)
  • Bekasi: Bekasi Cyber Park (waktu operasional 08.00 – 10.00 WIB)
  • Tangsel (Bintaro): Bintaro Plaza (waktu operasional 08.00 – 11.00 WIB dan 14.00 – 16.00 WIB)
  • Tangsel (BSD): ITC BSD (waktu operasional 08.00 – 13.00 WIB)

Perlu diingat bahwa layanan tersebut hanya bisa dinikmati oleh mereka yang hendak melakukan perpanjangan golongan A serta C. Golongan lain harus melakukan perpanjangan di Satpas SIM terdekat.

Photo : Trenoto

Tak hanya itu, fasilitas juga hanya dapat melayani bila pemohon datang sebelum periode berlaku habis. Bila sudah kadaluarsa maka mereka harus mengikuti prosedur pembuatan baru.

Berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 disebutkan bahwa SIM memiliki beberapa fungsi utama. Yang pertama adalah sebagai bukti kompetensi mengemudi karena pemilik sudah lulus ujian teori, praktek dan psikologi.

Kemudian sebagai bukti registrasi serta identitas karena di dalamnya memuat beragam informasi penting. Mulai dari nama lengkap pemilik, alamat, tempat tanggal lahir, jenis kelamin hingga masa berlaku Surat Izin Mengemudi.

Selain itu, kepolisian juga menjadikan surat berbentuk kartu tersebut sebagai data pendukung dalam kegiatan penyelidikan, penyidikan dan identifikasi.

Artikel Terkait