Masih di Indonesia, Pelat Warna Hijau Diterapkan di Wilayah Ini

Bukan putih, pelat warna hijau diterapkan di salah satu wilayah Indonesia karena menjadi Free Trade Zone

Masih di Indonesia, Pelat Warna Hijau Diterapkan di Wilayah Ini
Photo: Korlantas Polri

TRENOTO – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri secara resmi mengganti warna dasar pelat kendaraan dari dasar hitam tulisan putih menjadi dasar putih tulisan hitam, mulai 1 Oktober 2022. Meski demikian khusus kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun akan menggunakan pelat warna hijau dengan tulisan hitam. 

“Ada perbedaan warna pelat kendaraan untuk kawasan FTZ,” kata Dirlantas Polda Kepri Kombes Tri Yulianto dilansir Korlantas Polri.

Dalam penjelasannya, Tri Yulianto menegaskan bila perbedaan warna pelat nomor kendaraan berdasarkan penyelenggaraan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Photo : NTMC Polri

Pelaksanaan kawasan perdagangan bebas tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK 04/2021 tentang pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas yang kendaraan bermotor tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.

Dengan kata lain, kendaraan dengan pelat nomor berwarna hijau adalah kendaraan yang dibeli tanpa dikenakan bea masuk. Kendaraan tersebut hanya boleh beroperasi di tiga daerah itu, yakni Batam, Bintan dan Karimun.

Sementara kendaraan yang didatangkan dari luar negeri dan dikenakan bea masuk akan diperlakukan sama dengan kendaraan lainnya dan bisa dioperasikan di luar kawasan perdagangan bebas.

“Untuk kawasan FTZ sesuai aturan tersebut, warna hijau tulisan hitam untuk kendaraan di kawasan perdagangan bebas yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Artikel Terkait