Mitos dan Fakta Seputar Kaca Film pada Mobil

Kaca film pada mobil memiliki fitur dan keunggulan yang belum banyak diketahui orang-orang sehingga bisa membingunkan konsumen

Mitos dan Fakta Seputar Kaca Film pada Mobil
Photo: wincos

TRENOTO – Kaca film pada mobil berfungsi untuk menahan hawa panas dari luar kabin sehingga membuat perjalanan menjadi menyenangkan. Kaca film dengan kualitas yang baik mampu memberikan rasa aman kepada penggunanya.

Dipasaran saat ini banyak produsen kaca film yang menawarkan produk-produk unggulannya. Dengan segala fitur yang diunggulkan, setiap produsen menjanjikan kualitas yang terbaik.

Dengan banyaknya pilihan dipasaran, akan memberikan keleluasaan bagi konsumen. Namun sayangnya masih banyak calon konsumen yang salah kaprah akan fitur-fitur yang ditawarkan.

Berikut ini beberapa mitos dan fakta seputar kaca film yang banyak orang belum ketahui. Informasi ini setidaknya akan menjawab keraguan masyarakat akan produk yang dibutuhkan.

  • Masa Kadaluwarsa

Kaca film memiliki masa kadaluwarsa sehingga konsumen perlu memperhatikan tampilannya. Masa kadaluwarsa dari kaca film tergantung dari kualitas produk yang ditawarkan.

Pada umumnya semakin baik kualitasnya, maka akan semakin lama daya tahan dari kaca film itu sendiri. Rata-rata kaca film memiliki daya tahan berkisar 4 hingga 5 tahun tergantung kualitasnya.

Untuk mengetahui lapisan film yang sudah kadaluwarsa biasanya bisa terlihat secara kasatmata. Adapun ciri-cirinya antara lain kegelapan kaca film yang sudah mulai berkurang tidak seperti saat masih baru.

Selain itu kaca film yang sudah tidak bagus akan ditunjukkan dengan ciri menggelembung atau mulai berkerut. Lalu jika sudah terlalu parah, lem atau adhesive sudah tidak merekat sehingga copot dan mudah terkelupas.

  • Merusak Defogger

Beberapa mobil yang dipasarkan di Tanah Air sudah dilengkapi dengan defogger. Fitur tersebut memiliki fungsi untuk mengusir embun saat berkendara di tengah kondisi hujan.

Jika Anda hendak mengganti kaca film dari pabrikan dan terdapat defogger pada kendaraan, prosesnya harus sangat hati-hati. Hal ini jika tidak menginginkan proses pelepasan kaca film lamanya merusak defogger.

Photo : wincos

“Teknisi kaca film harus ekstra sabar dan teliti ketika melepas kaca film lamanya. Ada beberapa kaca film yang sangat sulit dilepas dan meninggalkan sisa lem di kaca,” ucap Siswanto, Marketing & Promotion Manager Wincos kepada Trenoto (08/10).

Menurutnya ketahanan dari defogger sendiri berbeda-beda tiap mobil. Sehingga untuk membersihkannya membutuhkan waktu yang lebih lama daripada bagian samping atau depan.

Biasanya mekanik melepas kaca film dengan menggunakan heat gun. Alat tersebut berfungsi untuk mencairkan lem sehingga proses melepas lapisan film akan lebih mudah.

  • Kegelapan Kaca Film

Banyak orang mengira jika kegelapan pelapis kaca akan berpengaruh dengan kenyamanan berkendara. Faktanya tidak demikian karena kegelapannya bukan penentu kemampuan menahan panas.

“Kaca film semakin gelap sebenarnya tidak berpengaruh dengan tingkat tolak panas. Kaca film gelap hanya akan menahan silau dari luar mobil saja,” jelasnya kemudian.

Dikatakan bahwa tolok ukur peredaman panas adalah melalui nilai IRR (Infra Merah). Karena panas yang dihasilkan matahari merupakan dari infra merah.

Lebih jauh disebutkan bahwa semakin tinggi IRR maka akan semakin baik kemampuan kaca film dalam menolak panas. Pada umumnya setiap produsen akan mencantumkan nilai IRR pada spesifikasinya.

PT Krisant Pundimas Sejahtera selaku distributor kaca film Wincos di Indonesia, memberikan garansi produk hingga 5 tahun. Sementara jika terdapat kerusakan material akan diganti sepenuhnya.

Artikel Terkait